Siapkan Rp 19,34 T Uang Baru Selama Ramadan dan Lebaran

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, kebutuhan uang kartal pada saat Ramadhan dan Idul Fitri selama 3 tahun terakhir selalu mengalami peningkatan. Tahun 2012, kebutuhan uang kartal hanya sebesar Rp 12,15 triliun sedangkan tahun 2013 meningkat sebesar Rp 13,71 triliun atau meningkat 13%. Pada tahun 2014 telah mencapai Rp 14,43 triliun atau meningkat 5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dan untuk Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1436 H tahun ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia seluruh Jawa Timur (Surabaya, Malang, Jember, Kediri) siap untuk memenuhi kebutuhan uang kartal masyarakat Jawa Timur dengan menyiapkan uang kartal sebesar Rp 19,43 triliun.

“Jumlah ini meningkat 35% dibandingkan kebutuhan uang kartal tahun 2014 yang hanya sebesar Rp 14,43 triliun,“ jelas Deputi Kepala Perwakilan Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Soekowardojo, dalam acara Bincang-Bincang Media (BBM) di kantor Bank Indonesia, Rabu (17/6/2015).

Lebih jauh Soekowardojo menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari Rp 19,41 triliun Uang Kertas (UK) dan Rp 20 milyar Uang Logam (UL). Dari jumlah tersebut terdiri dari Uang Pecahan Besar (UPB) yaitu pecahan Rp 20.000,00 ke atas sebesar Rp 17,41 triliun dan Uang Pecahan Kecil (UPK) yaitu pecahan di bawah Rp 20.000,00 sebesar Rp 2,02 triliun.

Sementara untuk meningkatkan penyebaran uang pecahan kecil selama Ramadhan, Bank Indonesia bekerjasama dengan perbankan membuka outlet penukaran di lebih dari 600 outlet pada Kantor Cabang / Cabang Pembantu / Kantor Kas Bank Umum maupun BPR.

“Ini kami lakukan untuk mengoptimalkan fungsi bank umum dan BPR dalam penukaran rupiah sebagaimana amanat UU Mata Uang, dan juga untuk mendekatkan layanan penukaran uang kecil kepada masyarakat,” katanya.

Dengan adanya layanan penukaran di ratusan outlet bank ini, Soekowardojo mengharapkan masyarakat di daerah biaa memperoleh kemudahan untuk menukar dan terjamin keaslian dari lembar uang yang ditukar.

“Sebaiknya masyarakat juga harus mewaspadai outlet / tempat penukaran uang yang bukan outlet resmi bank umum ataupun BPR karena dikhawatirkan terdapat uang palsu yang diselipkan diantara uang rupiah asli,” ujar Soekowardojo.

Pelayanan penukaran uang pecahan kecil melalui perbankan jelas Soekowardojo, akan dilakukan selama bulan Ramadhan yaitu mulai 18 Juni 2015 hingga menjelang hari raya Idul Fitri, dan dilakukan setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis jam 09.00-12.00 WIB.

“Untuk mendukung pemenuhan kebutuhan uang pecahan kecil bagi masyarakat yang belum terjangkau outlet bank, pihak Bank Indonesia akan melayani penukaran melalui kas keliling selama bulan Ramadhan ini,” jelasnya.

Penukaran yang dilakukan di lebih dari 600 outlet tersebut tidak dipungut biaya dan agar masyarakat melaporkan kepada Bank Indonesia (BICARA 131) apabila dipungut biaya.

Selain itu, agar penukaran uang kecil berjalan optimal, Bank Indonesia juga akan menurunkan Tim Pemantau untuk mengawasi kelancaran penukaran uang kecil di seluruh wilayah kerja Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur. (Edmen Paulus)

Uang Pecahan Kecil Paling Dominan Dalam Penukaran Uang Kartal

Leave a Reply