Komunitas Internasional Apresiasi Solusi Meter Listrik “SIMPLY” XL

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Layanan Sistem Pintar Meter Listrik Prabayar (SIMPLY) dari PT XL Axiata Tbk (XL) mendapatkan apresiasi dari komunitas pelaku bisnis. Akhir Mei 2015 lalu di Bangkok, Thailand, Asia M2M Business Platform, suatu badan organisasi yang menaungi operator telekomunikasi penyedia solusi M2M platform di Asia secara khusus mengenalkan SIMPLY sebagai salah satu layanan M2M.

Salah satu model menunjukkan Program SIMPLY

M2M atau saat ini dikenal sebagai Internet of Things (IoT), yang terbukti mampu menunjukkan manfaat yang besar bagi para pelanggan korporasi.

Chief Digital Service Officer XL, Yessie D. Yosetya, mengatakan, SIMPLY yang merupakan inovasi layanan Meter Listrik Pintar Dua Arah berhasil menarik perhatian dunia IoT karena layanan ini terbukti telah banyak membantu meringankan beban biaya operasional perusahaan dan dapat meminimalisir penggunaan listrik yang berlebihan.

“Kami pun terus melakukan pengembangan atas layanan ini sehingga bisa memperbesar manfaat sekaligus mempermudah pengembangannya.” ujar Yessie, kemarin. (19/6/2015)

Yessie menambahkan, manfaat dari penggunaan SIMPLY ini telah dirasakan oleh perusahaan infrastruktur, agensi periklanan, jasa perhotelan serta lembaga keuangan perbankan untuk mesin ATM. Bakan dengan adanya layanan ini, perusahaan dapat mengontrol dan mengatur kuota konsumsi listrik berdasarkan trend penggunaan per bulannya, dapat meminimalkan fraud, dan tidak perlu repot untuk melakukan pengisian pulsa prabayar listrik.

Hingga Juni 2015, XL IoT sudah berhasil mendistribusikan dan mengaktifkan layanan SIMPLY untuk 36 pelanggan korporat. Pencapaian ini menandakan XL telah memenuhi 70% target pemasangan Meter Listrik Pintar Dua Arah di area wilayah distribusi listrik Jawa dan Bali.

“Saat ini perusahan di surabaya yang sudah berlangganan SIMPLY adalah Warna Warni Papan Reklame (Agency), PT. Huawei Services, PT. Solusi Tunas Pratama (Tower Provider) dan Bank BRI (Finance),” terang Yessie.

Sejumlah fitur baru telah dihadirkan, antara lain berupa kemudahan mengakses informasi yang dapat dilakukan melalui gadget Android. Selain itu juga dapat memindahkan data ke dalam format file yang lebih mudah digunakan saat menganalisa data penggunaan listrik, kuota listrik yang tersisa, serta transaksi pembelian token listrik untuk kebutuhan analisa bisnis maupun pendukung kegiatan operasional.

“Saat jumlah kredit listrik pelanggan mencapai nilai minimal, notifikasi dari sistem XL akan menginformasikan status “low credit” secara otomatis ke nomor ponsel pelanggan. Pelanggan kemudian melakukan pembelian token listrik. Saat pelanggan selesai melakukan transaksi pembelian, maka secara otomatis token listrik akan tersimpan di meteran listrik tanpa pelanggan melakukan pengisian secara manual. (Edmen Paulus)

Leave a Reply