Polda Jatim Sita 4 Mobil dan Tabungan Rp 500 juta Milik Kades Selok Awar Awar

SURABAYA (Kabarsurabaya.com) Polda Jatim akhirnya menerima empat mobil milik kepala desa (Kades) Selok Awar-awar, Hariyono terkait dalam kasus pencucian uang. Selain menahan empat mobil tersebut Polda Jatim juga menyita buku tabungan dengan jumlah sebesar Rp 500 juta.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan empat mobil itu diamankan di beberapa daerah di Lumajang.

Empat mobil yang disita Polda Jatim dari Kades Selok Awar awar

“Mobil ini ditarik lantaran tersangka HR (Hariyono) ini telah ditetapkan sebagai tersangka, jadi empat mobil dan buku tabungan sebesar Rp 500 juta itu sebagai barang bukti dalam kasus pencucian uang,” kata Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, kemarin (26/10/15).

Argo mengaku Hariyono ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencucian uang dengan hasil tambang ilegal yang ia lakukan sejak 10 oktober 2015 kemarin. Sehingga semua barang bukti itu diperlukan dan dibawa ke Polda Jatim untuk kelangkapan berkas.

“Kita juga masih menyelidiki tentang aliran dana ini apa hanya digunakan untuk beli empat mobil, saja atau bahkan dijadikan rumah,” katanya.

Dalam kasus ini Hariyono dijerat dengan pasal 3, pasal 4, dan Pasal 5 undang-undang dasar (UUD) tahun 2010 dengan ancaman 20 tahun kurungan penjara.

“Saat ini masih satu tersangka, yaitu HR saja,” tegas perwira menengah dengan tiga melati di pundak ini.

Hariyono terbukti bersalah lantaran terbukti melakukan pencucian uang hasil tambang pasir ilegal. Dari hasil itu, Hariyono mendapatkan empat buah mobil serta butu tabungan dengan isis sebesar Rp 500 juta lebih. (KS2/RED)

Leave a Reply