RAPBD 2016 Ditargetkan Bisa Digedok 10 Nopember 2015

SURABAYA (kabarsurabaya.com)Pemkot Surabaya manargetkan APBD 2016 akan digedok tepat pada peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2015. Hal itu ditegaskan oleh Penjabat Walikota Surabaya. Pihaknya kini mengusahakan percepatan agar pembahasan anggaran itu bisa selesai sesuai target.

“Kita upayakan agar tanggal segitu sudah selesai,” ujar Nurwiiyatno, Kamis (29/10/15).

Nurwiyatno

Penyusunan APBD tahun 2016 merupakan salah satu tugas utama yang dipesankan langsung oleg Gubernur Jatim Soekarwo. Meski begitu, pria yang kni juga menjabat sebagai inspektur pemprov Jatim itu mengaku bahwa materi anggaran belanja itu hamper seluruhnya adalah hasil buah pemikiran dari pemerintah sebelumnya, yaitu Tri Rismaharini. Ia hanya berperan untuk memoles beberpa poin anggaran.

“Tidak masalah. Kan tugas dari penjabat adalah melanjutkan pemerintahan sebelumnya. Jadi sekarang tugas saya supaya pengesahannya bisa dipercepat,” tegas Nur.

Semangat pemkot untuk menyelesaian APBD 2016 lebih cepat mendapat apresiasi dari anggota banggar DPRD Reni Astuti. Akan tetapi, menurut wanita berjilbab itu, optimism itu agak tidak sesuai dengan realita. Terutama lantaran sampai saat ini, pembasahan di DPRD untuk KUA-PPAS nya saja belum selesai.

Pihaknya menyatakan untuk sampai ke pengesahan APBD masih butuh banyak tahapan. Saat ini banggar dan tim anggaran masih dalam tahap pembahasan KUA-PPAS.

“Kira-kira baru bisa sidang paripurna itu hari Senin minggu depan untuk pengesahan KUAPPA nya,” kata Reni yang merupakan politisi partai keadilan sejahtera ini.

Setelah KUA-PPAS maka nanti akan ada penyusunan rancangan anggaran keuangan (RAK). Sebab sebagaimana diketahui, dalam KUAPPAS, masih berupa gelondongan kegiatan dan belum detail. Baru setelah KUAPPAS diepakati dalam sidah paripurna, masing-masing SKPD akan menyusun RAK masing-masing. Biasanya penyusunan RAK itu membuthkan waktu satu pekan.

“Setalah dikembalikan ke DPRD, maka oleh kami akan dibahas lagi di DPRD untuk disepakati menjadi RAPBD. Setelah itu diserahkan ke gubernur baru bisa jadi pengesahan APBD 2016,” jelas Reni.

Menurut Reni kalau selesai 10 Nopember ia menyatakan agak sulit bahkan bisa dikatakan tidak mungkin. Belum lagi jika ada permasalahan seperti beda pendapat, maka akan lebih lama.

“Kalau mau cepat ya harus maraton, harus siang malam. Tapi kalau pertengahan November itu masih mungkin. Tapi kan yang penting tidak melebihi deadline yaitu tanggal 30 November,” ulas Reni.

Sebab sebagaimana diketahui, sesuai undang-undang, penyusunan APBD tahun anggaran harus sudah diselesaikan sebulan sebelum tutup tahun anggaran 31 Desember. Beradaarkan prlafon anggaran sementara, untuk APBD 2016 setidaknya dianggarkan sebesar Rp 7,6 trilliyun.

Sementara itu, Penjabat Walikota Surabaya Nurwiyatno menyatakan, saat ini yang sedang ia kebut adalah penyelesaian penyusunan APBD tahun 2016. Pihaknya menargetkan agar pada tanggal 10 Nopember anggaran belanja sudah bisa digedok. (KS1/RED)

Leave a Reply