Pengangguran di Jawa Timur Terus Bertambah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jatim menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim terus mengalami peningkatan. Hingga akhir Agustus 2015 mencapai 4,47 persen, lebih tinggi dibanding Agustus 2014 yang hanya mencapai 4,19 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur M Sairi Hasbullah

Ironisnya lagi, TPT tertinggi malah didominasi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebagai sekolah yang mempersiapkan siswanya untuk langsung bekerja, yakni sebanyak 11,74 persen.

Pengangguran pada urutan kedua tertinggi ditempati lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mencapai 8,73 persen, lulusan Diploma 8,11 persen, disusul lulusan universitas 4,99 persen dan lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Jatim TPT nya mencapai 4,43 persen, serta TPT terendah lulusan Sekolah Dasar (SD) yaitu 1,39 persen.

“Peningkatan jumlah TPT ini tentu cukup mengkhawatirkan,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur M Sairi Hasbullah, Kamis (5/11/2015).

Menurutnya, data ini tidak hanya dialami oleh Jatim saja namun juga secara nasional, dimana seperti halnya Jatim, sampai bulan Agustus 2015, TPT yang paling tinggi terjadi pada lulusan SMK yaitu 12,65 persen dan TPT yang paling rendah terjadi pada lulusan SD yaitu 2,74 persen.

“Penurunan jumlah penduduk Jawa Timur yang bekerja pada Agustus 2015 hampir terjadi di semua sektor, kecuali sektor Konstruksi, sektor Perdagangan, dan sektor Jasa Kemasyarakatan,” tukasnya.

Namun meski terjadi peningkatan pengangguran, namun jumlah penduduk Jatim yang bekerja pada Agustus 2015 juga mengalami peningkata menjadi 19,37 juta orang atau bertambah 61 ribu orang dibanding Agustus 2014. (Ep)

Leave a Reply