Kapal Motor Wihan Sejahtera yang tenggelam di Dermaga Teluk Lamong

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Sebanyak 25 korban penumpang Kapal Motor Wihan Sejahtera yang tenggelam di Dermaga Teluk Lamong pada Senin (16/11/2015) pukul 09.30 WIB, menjalani perawatan di Rumah Sakit PHC Tanjung Perak Surabaya.

Wakil Gubernur Jawa Timur, H Syaifullah Yusuf, saat mengunjungi korban KMP Wihan Sejahtera yang tenggelam, Senin (16/11/2015)

“Sampai saat ini 25 penumpang yang dirawat, satu di antaranya mengalami luka patah di bagian kakinya, sedangkan 20 lainnya mengalami luka memar,” ujar Manajer Pemasaran dan Pengembangan Usaha RS PHC Surabaya, Harry Setiawan, di RS PHC. Korban luka berat atas nama Fadli Adam (30) kini masih menjalani perawatan khusus oleh tim dokter. Sedangkan 24 korban lainnya, yaitu Indri (22) asal Surabaya, Hubi Laili (27) asal Banyuwangi, Ana (3), Serlina (23) asal Flores, Theresia (22), Haris Efendi (23), Sutamah (55) asal Surabaya, Heru Kusri Wibowo (44), Cicilia Mariana (42), Sutaji (55) asal Surabaya. Kemudian, Humaiyah (50) asal Ende, Sukristanto (29) asal Jombang, Halimah (61) asal Ende, Safira (4) asal Ende, Suryanti Asia (25) asal Flores, Suwesti (32) asal Flores, Sergioneta (1,5) asal Flores, Lusia Ngolek (32), M. Natsir (23) asal Sidoarjo, Maria Yunita, Fadrianus Jelan, Marissa, M. Najewah dan Maria Beatrix. “Diperkirakan penumpang kapal yang menjadi korban masih akan bertambah dan dirawat di RS PHC,” ucapnya. Pihak RS, kata dia, telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memberi perawatan terbaik kepada seluruh penumpang kapal yang menjadi korban. “Di PHC ada tim kegawatdaruratan yang bertugas khusus menangani korban massal dan seluruhnya sudah datang untuk menanganinya,” kata Iwan, sapaan akrabnya.

Sekoci KMP Wihan Sejahtera dengan tujuan Ende, NTT terlihat mengapung di perairan Teluk Lamong Surabaya, Senin (16/11/15)

Tidak itu saja, pihaknya juga bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit di Surabaya, terutama RSU dr Soetomo untuk dilakukan koordinasi, termasuk ketersediaan fasilitas, terutama ambulans. Sementara Wakil Gubernur Jawa Timur, H Syaifullah Yusuf yang mendengar terjadinya kecelakaan yang menimpa KM Wihan Sejahtera Flores di Pelabuhan Teluk Lamong Surabaya, langsung menuju RS PHC Perak untuk mengunjungi para korban. Gus Ipul menekankan jumlah korban harus segera diketahui secepatnya dan dipastikan. Gus Ipul minta beberapa kepastian. Pertama jumlah korban, baik korban selamat, korban luka dan kalau ada jumlah korban yang meninggal. Kedua, jumlah penumpang dan ABK (AnakBuah Kapal,red) yang sesungguhnya,  masih terjadi kesimpangsiuran. Ketiga, kepastian akan jumlah barang yang ada, termasuk jumlah kendaraan besar, kendaraan sedang, maupun sepeda motor. “Yang keempat, saya minta agar diadakan investigasi penyebab tenggelamnya KM dan yang terakhir kita serahkan permasalahan ini di pihak kepolisian dan pihak yang berwenang agar diselidiki sampai tuntas,” pintanya saat di RS PHC Surabaya,Senin (16/11).

terlihat sebagian badan kapal yang tenggelam

Permintaan tersebut diajukan Gus Ipul karena masih banyak terjadi kesimpangsiuran atas penyebab tenggelamnya KM Wihan Sejahtera Flores. Walaupun menurut para penumpang yang luka dan dirawat di RS PHC, kesemuanya memberikan kesaksian bahwa sebelum tenggelam terjadi benturan sangat keras, kemudian badan kapal terdapat sobekan, dan akhirnya kapal miring dan tenggelam. Lebih lanjut  Ipul menjelaskan bahwa saat ini Pelabuhan Teluk Lamong mulai ramai dilewati kapal, baik kapal besar terutama kapal barang. Maka dari itu pihak tekait sudah harus mulai berbenah, termasuk menyisir dan membersihkan barang di bawah laut agar tidak mencelakakan kapal yang melaluinya. (Kj/KS5/Ep/Red)

Leave a Reply