Di Classeur, Tampilkan Tas Transparan Untuk Kelas Premium

Contoh produk tas transparan ‘Di Classeur’ yang di jual di arena “Exclusive Market” digelar hanya 2 hari di Xxi Lounge Ciputra World, 21-22 November 2015

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Trend mode untuk tas, saat ini semakin bervariasi. Meski tas dari kulit masih menjadi leader, namun munculnya trend baru “tas transparan” ternyata mampu membuat persaingan tas di segmen premium menjadi lebih menarik.

Tas transparan ini menurut owner ‘Di Classeur’ Surabaya, Samantha Bowlin, bisa menjadi alternative bagi para sosialita maupun kalangan ‘the have’ yang mulai bosan dengan tas kulit. Atau ingin suasana lain yang bisa menunjukkan isi tas yang dibawa, karena kebiasaan ini sering dilakukan (memamerkan isi tasnya) melalui sosial media seperti facebook, twiter maupun instagram.

Langkah memamerkan barang-barang yang dimiliki ini memang menjadi salah satu ciri kalangan the have maupun sosialita, sebagai bagian dari cara menunjukkan “kelas” mereka pada sosialita yang lain. Selain juga untuk prestise dan eksistensi diri.

Contoh produk tas transparan ‘Di Classeur’ yang di jual di arena “Exclusive Market” digelar hanya 2 hari di Xxi Lounge Ciputra World, 21-22 November 2015

“Nah, daripada mem-posting isi tasnya, lebih baik pakai tas transparan ‘Di Classeur’ ini maka semua isi tasnya bisa terlihat jelas,” terangnya.

Sekalipun sepertinya tas transparan ‘Di Classeur’ terlihat hanya biasa saja, namun tas buatan Italia ini memiliki pangsa pasar yang cukup besar dikalangan sosialita dan ‘the have’. Ini terbukti dengan penjualan tas transparan ‘Di Classeur’ yang meski baru buka di Surabaya 3 bulan yang lalu, tapi telah berhasil menjual 300 buah.

“Memang ‘Di Classeur’ barui 3 bulan yang lalu diplokamirkan di Surabaya, namun sampai saat ini kami sudah berhasil menjual 300 an tas transparan ‘Di Classeur’. Bahkan sebagian kami kirim ke Singapore, Taiwan dan juga Bangkok,” jelas Samantha.

Sedikit berbeda dengan tas-tas kelas premium yang biasanya memiliki took atau store, tas transparan ‘Di Classeur’ justru tidak bermain dengan real store, melainkan melalui virtual store atau media social dan media online.

“Dalam menjual produk-produk ‘Di Classeur’ saya memang tidak membuka toko, tapi saya lakukan melalui facebook, twitter, maupun instagram. Dan ini cukup berhasil, meski tahun depan, saya mencoba akan membuka real store di rumah,” tambahnya.

Tas transparan ‘Di Classeur’ memang termasuk kategori tas kelas premium, karena dari segi harga dipatok disekitar 3,5 juta sampai 8 jutaan.

“Memang tas ini termasuk premium, namun bagi kalangan the have maupun sosialita, harga segitu belum tergolong mahal. Apalagi tas transparan ini juga sudah dipakai sejumlah artis Indonesia dan manca negara,” terang Samantha.

Para sosialita Surabaya, berpose dengan memegang tas transparan di stand ‘Di Classeur’ dalam arena “Exclusive Market” digelar hanya 2 hari di Xxi Lounge Ciputra World, 21-22 November 2015

Samantha juga menjelaskan bahwa saat ini, para sosialita yang ingin membeli maupun melihat secara langsung produk-produk tas ‘Di Classeur’ bisa datang ke acara “Exclusive Market” digelar hanya 2 hari di Xxi Lounge Ciputra World, 21-22 November 2015. Exclusive Market merupakan basar produk-produk yang biasanya di perjualbelikan melalui online.

“Ini adalah kesempatan baik, karena biasanya saya menjualnya secara online dan konsumen hanya bisa melihat gambarnya saja. Kali ini karena ada pameran, maka konsumen bisa melihat produk-produk tas ‘Di Classeur’ secara langsung,” pungkasnya. (Ep)

Leave a Reply