Relawan PDIP Gelar Senam Bareng Vicky Burki, di Car Free Day

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Jelang sebelas hari lagi menuju pemilihan walikota dan wakil walikota Surabaya, PDIP terus memanaskan mesin untuk pasangan nomor urut dua yang mereka usung.

Senam Bareng Vicky Burki, di Car Free Day Raya Darmo, Minggu (29/11/2015)

Bahkan, survey internal terakhir untuk elektabilitas pasangan Tri Rismaharini dan Whisnu Shakti Buana ini terus menunjukkan perkembangakan yang menggembirakan.

Bendahara DPC PDIP Surabaya Budi Leksnono menyatakan, saat ini survey terakhir PDIP sudah hampir menyentuh angka 90 persen.

“Alahamdulillah angkanya terus naik. Saat ini posisi dari 80 an menuju angka 90 persen,” kata Budi saat ditemui di acara Senam Bareng Vicky Burki, di Car Free Day Raya Darmo, Minggu (29/11/2015).

Ia mengungkapkan sisa waktu kampanye ini tim pemenagan terus menggelar sosialisasi door to door, untuk lebih banyak menggalang suara dari masyarakat. Pihaknya optimis bahwa apa yang sudah dilakukan tim pemenangan, relawan, dan juga dengan modal lima tahun kepemimpinan Risma, bisa membawa hasil yang baik dalam pilwali 2015 ini.

“Sekarang semua juga bisa ikut menganalisa, dari satu kampung misalnya berapa yang lebih condong untuk memilih pasangan nomor urut dua. Saya pastikan lebih banyak,” ucap Budi.

Seperti pula yang tampak di car free day kemarin, tanpa ada komando khusus, warga yang ikut senam bareng itu secara spontan memakai pakaian merah. Yang mengindikasikan dukungan untuk Risma Whisnu.

Di sisi lain, Budi mengelak jika dituding aksi senam bareng seperti kemarin merupakan upaya mengumpulkan massa. Menurutnya, mendatangkan Vicky Bukry di car free day kemarin adalah usulan warga sendiri. Mereka mengusulkan pada tim dan akhirnya sepakat didatangkan.

“Jadi even pagi ini ya memang permintaan masyarakat sendiri,” ucap pria yang juga legislator dari Komisi A ini.

Di sisi lain, Ketua Relawaan Risma Whisnu se Surabaya Mat Mochtar menyampaikan permohonan maaf lantaran Risma yang dijadwalkan hadir dalam acara itu ternyata tidak bisa hadir. Ini lantaran udangan ke car free day ini terbilang cukup mendadak.

“Seperti yag sudah disampaikan, memang ini permintaan warga sendiri. Sedangkan bu Risma sudah terlanjur ada agenda yang padat yang sudah disusun sejak dua bulan yang lalu,” kata Mat Mochtar.

Seagai ketua relawan ia sangat bangga dengan kekuatan relawan yang sampai ribuan orang yang bersatu untuk memenangkan Risma. Hal itu tidak bisa terjadi jiika mereka memang tidak merasakan hasil pembangunan yang dilakukan Risma dan Whisnu di perriode kepemimpinan sebelumnya.

Senam Bareng Vicky Burki, di Car Free Day Raya Darmo, Minggu (29/11/2015)

“Seperti box culvert, banjir yang sudah jauh berkurang, penutupan Dolly, itu adalah hasil pembangunan yang dinikmati warga. Yang tidak bisa dipungkiri itu adalah hasil dari kepemimpinan Risma dan Whisnu,” pungkas Mat Mochtar.

Di sisi lain,  pagi itu di car free day memang beda dari biasanya. Instruktur senam nasional yang juga pemain sinetron Vicky Burky tampil energik memandu senam para penjung car free day. Wanita usia lima puluhan itu konon diminta datang oleh warga pendukung Risma untuk menghibur sekaligus kampanye pasangan nomor urut dua tersebut.

“Jangan lupa 9 Desember besok pilih nomor dua,” tutur Vicky yang kemarin memakai kaos merah bertuliskan Iki Surabaya itu. (ks1/Ep)

Leave a Reply