Festival Tari Yosakoi Digelar Untuk Ke-14 Kalinya

Bagian dari rangkaian penyelenggaraan Cross Culture Festival 2016

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Kochi (sister city kota Surabaya sejak tahun 1997) di Jepang, bekerjasama mengadakan Festival Yosakoi ke-14 di Gedung Barat Balai Pemuda Surabaya, Minggu (7/8/2016).

Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, Eko Haryanto dan Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Yoshiharu Kato, saat membuka Festival Tari Yosakoi Ke-14

Festival yang dibuka oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Surabaya, Eko Haryanto dan Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Yoshiharu Kato ini, juga dihadiri oleh rombongan Pemerintah Kota Kochi.

Ketua Komisi sister city Kochi-Surabaya, Shoichi Nishiyama yang hadir dalam rombongan dari Kota Kochi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Festival Yosakoi ini semakin meriah dari tahun ke tahun.

“Kami berharap Festival Yosakoi yang dicintai masyarakat Surabaya ini, tidak kalah meriah dibandingkan dengan Yosakoi Kochi yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 hingga 12 Agustus tahun ini,” teranganya.

Festival Yosakoi telah diselenggarakan sejak tahun 2003, sebagai peringatan ‘Tahun Pertukaran Masyarakat Jepang-ASEAN’. Dan pada penyelenggaraan tahun ke-14 ini, Festival Yosakoi diikuti oleh 37 tim anak-anak dan dewasa dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Jombang dan Malang. Masing-masing tim tampil dengan tarian dan kostum ciri khas mereka, namun semua penari diwajibkan menari dengan membawa Naruko (alat perkusi asal kota Kochi).

Festival Tari Yosakoi Digelar Untuk Ke-14 Kalinya

Dalam festival ini, para juara mendapatkan piala dan replika Naruko dari Walikota Kochi. Adapun susunan para pemenang di Festival Yosakoi ke-14 ini diantaranya; Juara Umum (Colorful SAI) dan Juara Favorit (SMA Ipiems).

Untuk Juara Tarian Tingkat Anak-anak, diraih Chandhik Ayu A dan disusul oleh Chandhik Ayu B diposisi kedua. Sementara Juara Kostum  diraih SMPN1 Surabaya. Sedangkan untuk Tingkat Dewasa, Juara Tarian di raih Studio Tydif sebagai juara pertama, diikuti ASPELTAJ dan Doya Doya Unesa, Universitas Negeri Surabaya. Sedang Juara Kostum, peringkat pertama di raih Chandhik Ayu C, yang disusul Sendai dan Senpabatsu sebagai juara dua dan tiga. (EP)

Leave a Reply