Kena Operasi Gaktibplin, 3 Polisi Disanksi Push Up

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Sebanyak tiga anggota Polisi Polrestabes Surabaya terjaring razia giat Operasi Gaktibplin (Penegakan, Penertiban dan Disiplin) di gerbang pintu masuk Mapolrestabes Surabaya, Selasa (20/9/2016) sekitar pukul 06.00 WIB.

Razia Gaktibplin digelar oleh Siepropam Polrestabes Surabaya. Propram memang punya cara tersendiri untuk menegakkan kedisiplinan terhadap anggotanya. Dibawah pimpinan AKP Machfud, dikerahkan personil Propam sebanyak 10 anggota yang terdiri dari Provos maupun Paminal.

Anggota yang diketahui melanggar kena sanksi push up

AKP Machfud mengatakan, kegiatan Gaktibplin ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dan berkala oleh Sipropam Polrestabes Surabaya. Dalam giat itu seluruh personel Polrestabes Surabaya yang memasuki Mako, diperiksa menyangkut surat-surat kendaraan bermotor, hingga kelengkapan kendaraan termasuk juga Surat Izin Mengemudi (SIM).

Dalam kegiatan itu terjaring 3 anggota yang diketahui melanggar tidak membawa STNK, SIM dan tidak memiliki kelengkapan kendaraan berupa spion. Kepada anggota yang terbukti melakukan pelanggaran diberikan tindakan.

“Tindakananya berupa push up dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi kesalahannya,” kata AKP Machfud.

Sementara itu kehiatan operasi Gaktibplin juga dipantau langsung Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Denny SN Nasution. Perwira menengah dengan dua melati di pundaknya ini ikut memeriksa kelengkapan anggota Polrestabes Surabaya.

Sebelum pelaksanaan Apel Pagi di Mapolrestabes Surabaya, Wakapolrestabes Surabaya mengungkapkan bahwa Kegiatan Gaktibplin ini merupakan kegiatan yang sangat baik untuk meningkatkan kedisiplinan.

“Sebelum melakukan penegakan hukum di lapangan, terlebih dahulu anggota Polrestabes Surabaya ditertibkan. Sehingga pembenahan internal ini dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap kinerja Korp Kepolisian,” pungkas mantan Kapolres Sidoarjo ini.  (ks/red)

Leave a Reply