KRI Sultan Hassuddin Sukses Emban Bisi Latgab Kakadu Exercise

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Darwanto SH, M. A. P,  menyambut kedatangan KRI Sultan Hasanuddin 336 dengan komandan Letkol Laut (P) Sandharianto. KRI Sultan Hasanuddin 336 telah  sukses mengemban misi latihan bersama berskala multilateral yaitu Kakadu Exercise 2016 bertempat di Dermaga Madura Koarmatim, Ujung Surabaya pada, Selasa (04/10/2016).
Latihan ini sendiri memiliki tujuan yaitu untuk mempererat kerjasama antara TNI AL dengan Angkatan Laut Australia, dan juga meningkatkan Interoperability  dalam maritime security regional pada operasi multilateral. Sedangkan sasaran latihan Kakadu Exercises 2016 yaitu untuk menjaga hubungan baik antara negara peserta latihan dalam menjaga stabilitas keamanan regional, meningkatkan koordinasi dan kerjasama dalam pemahaman prosedur serta praktik operasi laut, serta mengemban prosedur maritime security berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk pemeriksaan di laut dan Search and Rescue (SAR).
Keikutsertaan TNI Angkatan Laut dalam latihan Kakadu 2016 diikuti oleh Angkatan Laut dari beberapa negara di antaranya Kanada, Prancis, Jepang, Malaysia, Pakistan Papua Nugini, Singapura dan Amerika Serikat, Fiji, India, Selandia Baru, Philipina, Korea Selatan, Thailand, Timor Leste, Tonga serta Vietnam.
“Kakadu exercise 2016 tesebut di ikuti oleh 19 Negara dan ada 10 Negara yang mengirimkan kapal perangnya, kemampuan peralatan kita juga perlu kita banggakan. Disisi lain prajurit kita dalam mendengarkan suara kapal yang berada di bawah air yaitu kapal selam juga mampu untuk dengarkan dan mendeteksinya membuat negara kita sejajar dengan negara maju lainnya”, kata Laksamana Muda TNI Darwanto, SH,M.A.P.
Dalam latihan yang dilaksanakan di Darwin Australia ini, TNI akan laut mengirimkan KRT Sultan Hasanuddin 336 salah satu unsur jajaran Satuan Kapal Eskorta (Satkor), Koarmatim dan CN-235 P 861 yang merupakan pesawat patroli maritim dari Puspenerbal. Kedatangan KRI Sultan Hasanuddin-366 sebagai perwakilan Duta Indonesia di dunia internasional membawa 98 personil diantaranya.
Serta 2 personil Kopaska, 1 personel intelijen, 2 personil penerangan, 2 personil Exson, 3 personil penyelam, 1 dokter dan 88 Anak Buah Kapal (ABK) gabungan antara KRI Sultan hasanuddin-366 dengan Kapal perang jajaran Koarmatim. Sedangkan CN-235 P 861 membawa 7 personil penerbang TNI AL dengan pilot mayor laut (P) Adam Firmansyah. (kjt/red)

Leave a Reply