Crown Group Siapkan Proyek di Surabaya sebesar 30 Trilyun

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Setelah menjadi salah satu pengembang berpengaruh di Australia, kini Crown Group yang dimotori Iwan Sunito, mulai melirik potensi di Indonesia dengan menggarap lahan di Surabaya.

Potensi Surabaya yang berkembang pesat dengan banyaknya pembangunan apartemen dan superblok, menjadi salah satu alasan Crown meluaskan wilayah bisnisnya. Selain itu, juga dikarenakan Iwan Sunito adalah arek kelahiran Surabaya.

Owner Crown Group, Iwan Sunito, juga meyakini bahwa proyek di Surabaya ini akan sukses, mengingat Surabaya merupakan kota ke dua yang mengalami perkembangan luar biasa setelah Jakarta.

Crown Group akan Bangun Properti di Surabaya sebesar 30 Trilyun

“Apalagi kalau kita lihat, pilihan orang Indonesia seperti menyekolahkan anaknya, kalau tidak di Jakarta ya ke Surabaya. Itulah mengapa kami tertarik dengan Surabaya,” terangnya pada kabarsurabaya.com.

Terkait hal ini, Iwan menjelaskan bahwa proyek pembangunan Crown di Surabaya ini, rencananya akan dimulai pada 2018 mendatang.

“Untuk memastikan hal itu, kami melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) dengan salah satu pebisnis di Surabaya untuk penyediaan lahannya,” terang Iwan.

Proyek yang diperkirakan akan memakan biaya sebesar Rp 30 triliun ini, akan menjadi proyek terbesar Crown Grup di Indonesia.

“Investasi di Surabaya bahkan menjadi yang terbesar bagi kami, melebihi proyek kami yang ada di Alam Sutra Jakarta,” tambahnya.

Owner Crown Group, Iwan Sunito

Meski tidak mau membuka secara detil mengenai proyek di Surabaya ini, namun Iwan mengakui proyek itu akan sangat prestisus berupa superblok yang memadulan residensial, pusat perbelanjaan, perkantoran dan entertainment.

“Ini akan menjadi sebuah proyek yang luar biasa, dengan konsep yang sangat juga luar biasa. Pokoknya ditunggu saja ya,” lanjut Iwan.

Dan Iwan meyakini bahwa proyek di Indonesia yang dibangun Crown nantinya akan bisa memberikan keuntungan besar, karena Crown Group telah memiliki jaringan di pasar global sehingga konsumen proyek Crown Group yang berada di Australia maupun di Asia, bisa ditarik untuk investasi ke Jakarta dan Surabaya.

“Kelebihan kita adalah memiliki jaringan internasional. Crown Group sudah punya nama di Australia sebagai salah satu pengembang besar dengan konsep yang berbeda. Dengan kita buka proyek di Jakarta dan Surabaya, otomatis konsumen kita yang di luar negeri, akan kami tarik untuk investasi di sini,” tegasnya.

Belum lagi pasar Indonesia yang masih sangat luas, serta masih memiliki daya beli yang cukup tinggi. Sehingga mereka dipastikan akan dengan senang hati berinvestasi properti di negara sendiri, dibandingkan di luar negeri.

“Di Australia saja mereka mau membeli apalagi di negaranya sendiri,” tukas Iwan yang besar di pangkalan BUN Kalimantan ini.

Iwan juga meyakini bahwa proyek di Surabaya ini akan sukses luar biasa, karena reputasi Crown selama ini sangat baik. Ini bisa dibuktikan dengan pendapatan Crown Group sepanjang 2016 yang mencapai Rp 8,5 triliun dari tiga proyek yang dikembangkannya di Australia. Dan konsumen dari Indonesia memberikan kontribusi sebesar 20 persen. Sementara China masih menempati urutan pertama dengan 50 persen.

“Itulah mengapa saya sangat yakin dengan pasar Indonesia. Dan kami akan terus mengembangkannya, selain tetap memasarkan proyek di Australia,” tambah Iwan.

Diketahui, untuk proyek terbaru Crown Group di Australia saat ini adalah membangun Sky Hotel yang dirancang sangat berbeda dengan hotel-hotel yang ada di Australia.

“Mengapa kami mau masuk bisnis hotel ? Karena lebih dari 3,3 juta orang datang ke Sydney setiap tahunnya. Dan okupensi hotel di Australia itu rata-rata 90 persen. Dan ini pasar yang besar,” pungkasnya. (edmen)

Leave a Reply