Surabaya Gelar Mlaku Mlaku Nang Tunjungan untuk Tambah Jumlah Kunjungan Wisatawan

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Kota Surabaya ternyata mampu menjadi salah satu kota tujuan wisatawan baik local maupun mancangera. Hal ini bisa dilihat dari angka kunjungan wisatawan yang bertambah setiap tahun. Bahkan, tahun ini, ada lonjakan besar angka kunjungan wisatawan ke Surabaya.

Meningkatnya angka kunjungan ini di claim karena adanya berbagai gelaran event-event yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang mampu menyedot animo masyarakat. Karena itulah, pemkot terus berusaha menciptakan berbagai event menarik, termasuk salah satunya adalah gelaran acara Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan, yang akan dilaksanakan Selasa, 19 Desember 2017 pekan depan.

Surabaya Gelar Mlaku Mlaku Nang Tunjungan untuk Tambah Jumlah Kunjungan Wisatawan

Dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Widodo Suryantoro, untuk tahun 2017, angka kunjungan wisatawan yang datang ke Surabaya, jauh melampaui target. Menurutnya, di tahun-tahun sebelumnya, ketika memasuki bulan Desember, angka kunjungan wisatawan rata-rata 17-19 juta orang. Tapi kini, angkanya sudah mencapai 24 juta orang.

“Kita sudah melampaui target karena angka kunjungan wisatawan kini sudah mencapai 24 juta orang. Padahal biasanya di kisaran 17-19 juta orang,” tegas Widodo Suryantoro di acara jumpa pers yang digelar di kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Sabtu (16/11/2017).

Widodo juga menambahkan, peningkatan angka kunjungan wisatawan ini, selain karena Surabaya memiliki beberapa destinasi wisata menarik, juga karena Pemkot Surabaya seringkali menggelar berbagai event.

“Termasuk event Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan ini, tentunya akan bisa menambah deret hitung wisatawan lokal maupun internasional. Acara ini bisa menjadi daya tarik wisatawan, terlebih digelar di Jalan Tunjungan yang merupakan ikon Surabaya,” sambung Widodo.

Dipastikan Widodo, sebanyak 250 pelaku usaha kreatif di Surabaya yang aktif di program Pahlawan Ekonomi, akan berpartisipasi di acara Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan ini.

“Selain menjual produk-produk/oleh-oleh khas Surabaya yang sudah di re-branding, serta kuliner khas Surabaya, para pengunjung juga bisa menikmati acara hiburan seperti penampilan komunitas pengamen jalanan serta musik patrol,” tambahnya.

Sementaraa humas Pahlawan Ekonomi, Agus Wahyudi menambahkan, para pelaku usaha kreatif yang akan tampil di acara tersebut harus memenuhi beberapa syarat. Diantaranya memiliki produk unggulan, harus mengikuti road show serta menyerahkan laporan keuangan untuk mengetahui omzetnya berkembang atau tidak. Dan, untuk memenuhi poin ini, Pahlawan Ekonomi bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Surabaya Gelar Mlaku Mlaku Nang Tunjungan untuk Tambah Jumlah Kunjungan Wisatawan

“Syarat lainnya, mereka harus memiliki Facebook Fanpage. Ini karena pelaku usaha kreatif harus sesuai dengan tiga target yakni go global, go digital dan go financial,” sambung mantan wartawan ini.

Karena acara ini digelar di Jalan Tunjungan, pemkot melalui Dinas Perhubungan Kota Surabaya, telah menyiapkan rekayasan lalu lintas. Kabid Dalops dan Penindakan Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo menyampaikan, bahwa Dishub akan mem-back up penuh kegiatan ini.

“Kami akan back up penuh acara ini. Untuk pengalihan arus, domain nya ada di Satlantas Polrestabes Surabaya,” ujarnya.

Namun, berdasarkan rapat koordinasi yang telah dilakukan, Trio menyebut akan ada beberapa rekayasa lalu lintas yang diterapkan. Diantaranya arus kendaraan dari arah Gemblongan, nantinya akan bisa belok ke Genteng Kali atau ke Praban. Lalu kendaraan dari arah Blauran yang menuju Siola, akan diarahkan ke Jalan Bubutan.

“Sementara untuk tamu yang akan menuju ke Hotel Majapahit, akan dilewatkan melalui Jalan Gubernur Suryo dan nanti akan ada jalur contra flow,” sambung Trio. (men)

Leave a Reply