Bayi Pertama di Tahun 2018 yang Lahir di RS PHC, Beratnya 3,5 Kilogram

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Menjadi yang pertama tentu menjadi harapan semua orang, begitu juga dengan memiliki bayi pertama di tahun 2018. Ini pula yang terjadi pada Ifan Ferdian (28th), ayah dari bayi yang lahir di hari pertama tahun 2018 di RS PHC Surabaya.

Seperti dituturkan Ifan, istrinya sakit perut sejak hari Minggu malam. Dan karena khawatir, pagi harinya langsung di bawa RS PHC, yang ternyata sudah pembukaan 3, dan tidak lama kemudian ketubannya pecah. Sebab istrinya tidak sanggup menahan rasa sakit jika persalinan dilakukan secara normal, maka diputuskan untuk melakukan Caesar.

Bayi Pertama di Tahun 2018 yang Lahir di RS PHC, Beratnya 3,5 Kilogram

“Bayi kami terhitung besar dan berat, jadi membutuhkan tenaga ekstra untuk mengeluarkannya. Karena kondisi istri saya tidak memungkinkan, makanya saya putuskan lahir caesar saja. Jadi bukan sengaja kami memilih untuk melahirkan secara caesar, tapi karena istri saya sudah tidak kuat,” tambah pria yang berasal dari Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura  ini.

Ifan juga menambahkan, bahwa ia tidak menyangka istrinya akan melahirkan persis saat tahun baru, Jika memang dilakukan operasi caesar, justru saya inginnya dilakukan tanggal 3 Januari saja, saat sudah hari efektif kerja.

“Karena saya takut tidak ada tim medis yang berjaga. Tapi ternyata kenyataanya tidak, istri saya tetap dilayani meskipun hari libur,” tambah Ifan.

Dengan didampingi tim medis RS PHC Surabaya, Rika (29th), sang ibu yang melahirkna bayi pada 1 Janauari 2018, berhasil melakukan persalinan pertamanya secara caesar.

“Kondisi ibu dan bayi sehat setelah dilakukan operasi caesar pukul 09.37 pagi tadi. Bayinya lahir dengan berat badan 3,5 kilogram dengan panjang badan 51 cm,” jelas Husninatul Ghassani, Humas PT PHC.

Nina, panggilan akrab Husninatul, menambahkan, menjadi sebuah kebanggaan tersendiri dapat membantu orang lain, apalagi jika berhubungan dengan urusan hidup dan mati seseorang.

“Tidak perduli hari libur maupun tidak, pelayanan terhadap pelanggan harus dilakukan secara prima,” tambah Nina.

Saat hari libur RS PHC Surabaya tetap buka 24 jam. Tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, tenaga farmasi, bidan, radiografer dan tenaga profesional lainya pun tetap on duty. Selain itu,  status on call diberlakukan untuk dokter kamar operasi sehingga jika sewaktu-waktu terdapat kejadian gawat darurat seperti halnya melahirkan dapat segera dilakukan penanganan. (men)

Leave a Reply