Ratu Hemas Resmikan Mini Zoo Jogja Exotarium

SLEMAN (kabarsurabaya.com) – Sebagai kota tujuan wisata terbesar ke dua setelah Bali, Yogyakarta terus berupaya mengembangkan destinasi wisata pilihan. Dan dipenghujug Tahun 2017 kemarin, satu lagi destinasi wisata hadir di Yogyakarta, yakni berupa wisata edukasi satwa.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, meresmikan destinasi wisata edukasi satwa yang diberi nama “Mini Zoo Jogja Exotarium Edukasi Centre”.

Wahana wisata yang letaknya berjarak 500 meter, dari jantung Kota Sleman, atau berada di jalur utama Yogyakarta–Semarang ini menawarkan ketenangan dan nuansa pedesaan lengkap dengan aneka satwanya.

GKR Hemas (baju hijau) dan Bupati Sleman, Sri Purnomo (baju batik) saat menijau satwa

Obyek wisata yang digagas Drh. Wagimin Taruna ini tidak sekedar menawarkan nuansa alamya, akan tetapi juga pendidikan terkait dengan aneka satwa. Seperti edukasi budibaya atau peternakan  kelinci hingga budidaya kambing PE.

Dalam sambutannya GKR Hemas menyatakan sangat menyambut baik pendirian obyek wisata Mini Zoo ini. Apalagi dengan dibukanya Mini Zoo Jogja Exotarium Education Center ini akan menambah obyek wisata yang berdekatan dengan kota Yogyakarta.

“Selama ini wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta lebih terkonsentrasi di wilayah timur dan tengah. Dengan adanya Mini Zoo ini dapat menjadi pilihan wisatawan,” tambahnya.

Lebih jauh, GKR Hemas berharap Mini Zoo Education Center ini tidak semata-mata  berorientasi mencari keuntungan materiil. Tapi Mini Zoo Education Center juga bisa dipakai untuk mengembangbiakan satwa, terutama satwa langka agar tidak punah.

“Dengan demikian, anak cucu kita nantinya dapat menyaksikan satwa tersebut secara nyata di alam kehidupan, bukan hanya di dalam gambar. Selain itu juga, meski saat ini masih dalam skala mini namun pengelolaannya kedepan, diharapkan dapat menjadi Mini dengan koleksi yang lengkap, meski jumlah per satwanya hanya satu,” pinta istri Sri Sultan ini.

Sementara Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan, dibukanya Mini Zoo Education Center dapat mendatangkan wisatawan ke Sleman, seperti halnya tebing Breksi. Tebing Breksi yang dulunya berupa penambangan liar setelah dikelola menjadi tempat wisata dapat menyedot wisatawan untuk berkunjung ke obyek ini. Bahkan saat ini Tebing Breksi dapat mengalahkan 10 finalis destinasi wisata se Indonesia.

“Dan sebelum terlanjur, saya berharap nama Jogja Exotarium dapat diganti menjadi Sleman Exotarium karena letaknya ada di Sleman. Karena ketika nama Jogja disebut, Sleman hilang. Sedangkan ketika nama Sleman disebut maka nama Yogyakarta akan terbawa” jelas Sri Purnomo

Disisi lain, Direktur Mini Zoo Jogja Exotarium Education Center, Drh Wagimin Taruna menjelaskan destinasi wisata ini berdiri di area seluas 9 hektar.

“Dan sesuai dengan brand, Mini  Zoo Jogja Exotarium Education Center, selain dijadikan wahana wisata keluarga, di sini bisa menjadi ajang pendidikan, terutama terkait dengan satwa,” tambahnya.

Selain menawarkan berbagai wahana satwa di Mini Zoo Jogja Exotarium ini juga dilengkapi berbagai fasilitas, seperti kolam renang anak, kolam tangkap ikan, tubing anak, edukasi perikanan, edukasi peternakan, edukasi pertanian, outbond taining hingga cafe dan resto serta spot selfi. (jar/men)

Leave a Reply