Gugatan Praperadilan Gunawan Angkawidjaya Sudah Mendekati Putusan

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Lanjutan sidang gugatan Praperadilan atas penetapan tersangka terhadap komisaris PT Blauran Cahaya Mulia (BCM),Gunawan Angkawidjaya dalam kasus dugaan keterangan palsu pada akte otentik, sepertinya tidak akan membuahkan hasil manis.

Karena dari dua saksi yang dihadirkan, yaitu saksi ahli Ilmu Pidana Dr Bambang Suheradi SH Mhum dari Unair Surabaya dan  Kepala Security Empire Iswoyokani, justru semakin memberatkan tersangka.

Sidang gugatan Praperadilan Gunawan Angkawidjaya Sudah Mendekati Putusan

Dalam penjelasannya di depan hakim tunggal Dwi Purwadi, saksi ahli Dr Bambang Suheradi SH Mhum, menjelaskan secara logika hukum, kenapa setelah status DPO baru melakukan praperadilkan perkara tersebut.

“Seharusnya saat ditetapkan menjadi status tersangka, baru melakukan tindakan hukum pembelaaan (Praperadilan) ke pengadilan,” tutur Dr. Bambang dihadapan majelis hakim, Selasa, (6/2/2018).

Terlepas dari itu, sepertinya siding praperadilan ini juga tidak mudah membua lepas tersangka Gunawan, mengingat seperti dilansir beberapa media beberapa waktu lalu, AKBP Adang Oktori SH MH staf Bidkum Polda Jatim menegaskan bahwa apapun hasil dari putusan sidang praperadilan tidak serta merta dapat meloloskan Gunawan Angkawidjaja dari status tersangka yang saat ini disandangnya.

“Berdasarkan putusan MA kita boleh membuka penyidikan ulang lagi dengan bukti yang lama. Selama ini, kalau memang kami dianggap salah dalam proses menetapkan tersangka, apa yang kami lakukan adalah memperbaiki sprindik dan kami sidik langsung, kami tidak melepaskan dia (Gunawan, red),” tegas Adang.

Sementara ditempat yang sama usai sidang, Trisulowati Jusuf alias Chin Chin menceritakan kronologi perkara, bahwa kuasa yang dipakai untuk mengajukan praperadilan itu dibuat tanggal 27 Oktober 2017, padahal untuk Laporan Polisi (LPB/ 100/ I/ 2017/ UM/ SPKT Polda Jatim) Gunawan Angkawidjoyo jadi tersangka pada 2 Januari 2018.

“Masak ada orang belum ditetapkan tersangka sudah membuat surat permohonan praperadilan?,” Tanya Chin Chin. (men)

Leave a Reply