APPMI Gelar Fashion East Java Tendance 2018

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jawa Timur menggelar special event fashion East Java Tendance 2018.Pergelaran yang dilakukan di Ciputra World Surabaya mulai tanggal 1 – 4 Maret ini, sepertinya disambut baik oleh penikmat fashion Surabaya, yang dibuktikan dengan banyaknya pengunjung yang menyaksikan pergelaran ini.

APPMI Gelar Fashion East Java Tendance 2018

Dra Hj Fatma Saifullah Yusuf yang membuka ajang fashion East Java Tendance ini, menyampaikanapresiasinya pada para designer dari APPMI Jawa Timur, yang telah menuangkan wadah dalam kreasi dunia fashion yang ada di Jawa Timur, dan mengaangkat nilai perajin wastra nasional.

Sementara Ketua APPMI Jawa Timur, Denny Djoewardi menuturkan, selain pemilihan kain juga tidak terbatas pada kain tradisional, dalam tema yang diangkat kali ini, para perancang juga dibebaskan untuk bereksplorasi menghasilkan karya yang mampu mengangkat kearifan lokal Indonesia.

Sebagian karya designer APPMI yang di tampilkan di Fashion East Java Tendance 20181

“Kami tidak membatasi para desainer untuk mengangkat budaya dari daerah tertentu. Jadi untuk kain sendiri tidak melulu menggunakan batik. Yang penting inspirasinya dari budaya Indonesia,” terangnya, Kamis (1/3/2018).

Dalam pembukaan atau hari pertama ajang Fashion East Java Tendance ini, menampilkan beberapa karya dari desainer APPMI Jawa timur, seperti; Gee Batik, Stephani Zhang, Melia Wijaya, Yenny Ries, Hanaika Hedy dan Djoko Sasongko. (asr/men)

Leave a Reply