Menhub Tinjau Pelaksanaan Uji KIR Gratis untuk Taksi Daring di Wiyung Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dengan didampingi Menko Kemaritiman Luhut Panjahitan, hari ini melakukan peninjauan pelaksanaan uji kendaraan bermotor (KIR) gratis bagi taksi konvensional dan online di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Wiyung Surabaya.

Peninjauan ini dilakukan Menhub guna melihat pelaksanaan KIR gratis yang sudah dicanangkan pemerintah beberapa waktu lalu kepada taksi konvensional dan online, khususnya di 10 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Denpasar, Makassar, Medan, Pekanbaru, dan Palembang

Menhub Tinjau Pelaksanaan Uji KIR Gratis di untuk Taksi Daring di Wiyung Surabaya

Dalam kesempatan itu Budi menegaskan bahwa uji kir gratis itu merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan keamanan bagi seluruh kendaraan penumpang, baik bus maupun angkutan umum, termasuk taksi.

“Setelah sepekan lalu kami memberikan subsidi pengurusan SIM A Umum dengan biaya cuma Rp 100 ribu. Hari ini kami adakan uji KIR gratis pada taksi konvensional dan online dengan anggarannya dari pemerintah dan CSR,” terangnya di Surabaya, Kamis (8/3/2018).

Budi juga menambahkan bahwa penggratisan ini dibatasi hanya selama sebulan kedepan saja.

“Jadi saya berharap moment ini benar-benar dimanfaatkan oleh para pengemudi taksi daring,” tambah Budi.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dengan didampingi Menko Kemaritiman Luhut Panjahitan, saat melakukan peninjauan pelaksanaan uji KIR gratis bagi taksi konvensional dan online di UPTD Pengujian Kendaraan Wiyung Surabaya, Kamis (8/3/2018)

Melengkapi pernyataan Budi, Menko Kemaritiman Luhut Panjahitan menekankan bahwa kemudahan dari pemerintah ini harus dimaksimalkan, karena bila batas waktu sebulan ini berakhir, maka aka nada tindakan tegas bagi mereka yang melanggar.

“Dalam segala hal, kalau ingin tertib dan baik ya harus ada aturannya. Kalau gak mau diatur ya silahkan pindah ke Negara yang gak punya aturan atau perundangan. Jadi saya tegaskan kembali bahwa setelah program subsidi ini selesai batas waktunya, maka kita akan tindak tegas mereka yang melanggar peraturan yang sudah di buat pemerintah,” tegas Luhut.

Dalam kesempatan meninjau UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Wiyung, Luhut juga mengapresiasi teknologi yang dipakai untuk uji KIR, sehingga uji KIR di Wiyung memiliki kecepatan yang baik.

“Ini bagus sekali dan cepat, karena hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk penujian satu unit kendaraan,” terang Luhut.

Luhut juga sempat berbincang dengan salah seorang sopir angkutan yang sedang melakukan uji KIR dan bepesan untuk leih meningkatkan mutu, layanan dan keselamatan penumpang.

“Selain itu, bapak juga harus lebih merapikan dan menjaga kebersihan kendaraan. Kalau rapi dan bersih, kan orang jadi mau naik,” tambahnya. (men)

Leave a Reply