TB Care Aisyiyah Surabaya Launching Gerakan 1-15 untuk TBC

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Dalam memperingati Hari TB sedunia pada 24 Maret 2018, Pimpinan Daerah Aisyiyah yang tergabung TB Care Aisyiyah Kota Surabaya melaunching gerakan penemuan kasus TB secara aktif yang dikenal dengan Gerakan 1-15.

seperti dikatakan Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Koa Surabaya, Alifah Hikmawati, launching yang di lakukan di kawasan Tandes Surabaya ini, mengusung gerakan 1-15 yang artinya, ketika di temukan 1 (satu) orang penderita TBC maka 15 rumah disekitarnya akan dilakukan survey dan pendataan, untuk menemukan kasus baru apakah  ada yang tertular.

TB Care Aisyiyah Surabaya Launching Geakan 1-15 untuk TBC

“Tugas screening dari kader TB Care ini adalah menanyai warga dengan mengisi formulir dan meminta dahaknya untuk diperiksa di laboratorium,” terangnya, Kamis (15/3/2018).

Seperti diketahui, lanjut Alifah, penyakit TBC ini cepat sekali menular Karena penularannya bisa melalui udara yang tercemar bakteri TBC yang dikeluarkan oleh seorang penderita TBC.

“Karena itu memeriksa orang-orang disekitar penderita TBC menjadi sangat penting. Dan untuk melakukan itu, sebaanyak 70 kader TB telah kami siapkan untuk terjun langsung secara aktif di Surabaya ini,” tambah Alifah.

Tugas screening dari kader TB Care ini adalah menanyai warga dengan mengisi formulir dan meminta dahaknya untuk diperiksa di laboratorium

Dalam menjalankan program ini, TB Care Aisyiyah menggandeng beberapa pihak, seperti Dinas Kesehatan kota Surabaya, RS PKU Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhammadiyah Srabaya, Lazismu, Community TB-HIV Care Aisyiyah Surabaya, RS Aisyiyah Surabaya dan pihak-pihak lain.

“Dalam menjalankan program ini kami tidak sendirian, melainkan bergandengan tangan dengan banyak pihak, karena kita ingin mewujudkan “zero TB 2030 di Surabaya,” jelas Alifah.

Menurut data yang disampaikan TB Care Aisyiyah, daerah paling tinggi penderita TB di Jawa Timur adalah Surabaya. Bahkan dari temuan selama bulan Januari 2018 tercatat sebanyak 131 penderita. Dan di bulan Februari ditemukan 124 penderita.

“Temuan ini belum mencakup keseluruhan wilayah Surabaya, karena baru dilakukan di sekitar 31 puskesmas. Padalah di Surabaya ini ada 60-an puskesmas,” tambah Alifah.

Selain melakukan sosialisasi dan pelaksanaan program 1-15, TB Care Aisyiyah Kota Surabaya juga akan melakukan kegiatan bagi masker di 8 titik di Surabaya, seperti terminal joyoboyo, stasiun pasarturi, pasar kapasan, depan RS Muhammadiah, pasar pogot, pasar jarak, pasar tempurejo dan jembatan merah plasa. (men)

Leave a Reply