Film A Wrinkle in Time ajak Penonton Lihat Petualangan Lewati Dimensi Ruang dan Waktu

JAKARTA (kabarsurabaya.com) – Hadir di teater bioskop Indonesia pada Maret ini, Disney “A Wrinkle in Time” akan membawa penonton pada petualangan epik melalui ruang dan waktu, yang mengikuti perjalanan seorang gadis muda dalam mengarungi semesta untuk mencari ayahnya.

Berdasarkan novel karya Madeleine L’Engle, film ini disutradarai oleh pemenang Emmy® dan nominator Oscar® dan Golden Globe® yaitu Ava DuVernay, dan diproduksi oleh Jim Whitaker dan Catherine Hand bersama dengan Doug Merrifield dan Adam Borba sebagai produser eksekutif.

Film A Wrinkle in Time ajak Penonton Lihat Petualangan Lewati Dimensi Ruang dan Waktu

Film ini menampilkan para pemeran yang luar biasa, termasuk nominator dua kali Academy Award® Oprah Winfrey sebagai Mrs. Which, Pemenang Oscar, Golden Globe dan Emmy, Reese Witherspoon sebagai Mrs. Whatsit; nominator Emmy, Mindy Kaling sebagai Mrs. Who. Turut dibintangi juga oleh Meg Murry sebagai Storm Reid, Levi Miller sebagai Calvin, Deric McCabe sebagai Charles Wallace dan nominator Emmy, Chris Pine sebagai Mr. Murry.

Film A Wrinkle in Time sendiri, diambil dari buku yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1962 dengan judul yang sama, dan berhasil dianugerahi Medali Newbery di tahun 1963 (sebagai karya paling khas dalam literatur anak-anak pada tahun itu), dan popularitasnya terus berkembang. Saat ini buku ini tersedia dalam 35 bahasa dan telah terjual jutaan kopi di seluruh dunia.

Dikatakan Whitaker, A Wrinkle in Time berkisah tentang perjalanan yang sangat emosional, tapi sangat bertentangan dengan pemandangan yang menakjubkan di dalam dunia yang digambarkan dengan sangat dramatis.

“Ini adalah kisah epik dalam tingkatan dan ruang lingkupnya, tapi juga terasa sangat emosional sekaligus menghibur dan lucu. Secara keseluruhan merupakan petualangan yang hebat,” ujarnya.

A Wrinkle in Time bercerita tentang Meg Murry (Storm Reid) yang berusaha mencari sang ayah yang menghilang secara misterius, dimana hal tersebut membawa kesedihan untuk Meg dan ibunya. Dalam misinya, dia bertemu dengan tiga pengunjung dari dunia lain yang telah melakukan perjalanan ke Bumi serta membawa sebuah pesan penting bagi Meg. Ketiganya menyatakan bahwa ayahnya masih hidup namun kegelapan telah menyusup ke alam semesta dan sekarang ayahnya berada dalam bahaya besar.

Kemudian Meg, bersama adik laki-lakinya dan temannya Calvin berangkat untuk mencari Mr. Murry bersama dengan Mrs. Which, Mrs. Who dan Mrs. Whatsit sebagai pemandu, mereka kemudian masuk ke dalam dunia di luar imajinasi dan diharuskan untuk menghadapi kekuatan jahat secara langsung.

Namun untuk menyelamatkan ayahnya, Meg pertama-tama harus mengatasi kekurangan dan kepercayaan dirinya sendiri serta memanfaatkan kekuatan tersebut, untuk mengalahkan kegelapan melalui perjalanan yang harus ia lakukan seorang diri.

“Sebagai seorang wanita, kisah pahlawan wanita melalui perjalanan spektakuler benar-benar mempengaruhi saya. A Wrinkle in Time merupakan perpaduan antara misteri, fantasi, petualangan, sains, asmara, kehidupan sosial dan pengalaman spiritual yang indah. Tidak sering kita melihat seorang gadis menjadi lakon utama di antara dunia dan planet yang berbeda. Hal itu benar-benar keluar dari imajinasi saya yang paling liar. “Tutup DuVernay, sang sutradara. (men)

Leave a Reply