Pentingnya Faktor Ajar dalam Membangun Generasi Milennial yang Berakhak Mulia

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – SD Muhammadiyah 4 (Muhdipat) Surabaya menggelar Pengajian akbar dengan menghadirkan Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban (UKP-DKAAP), Prof M Din Syamsudin, Sabtu (7/4/2018)

Dalam kesempatan itu, Din Syamsudin mengingatkan bahwa Tri sentra pendidikan yaitu : keluarga, sekolah, dan masyarakat, harus dihadirkan kembali bagi generasi era milennial. Hal ini perlu dilakukan karena perkembangan generasi muda di era kekinian, sudah sangat memprihatinkan.

Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban (UKP-DKAAP), Prof M Din Syamsudin, saat memeberikan ceramah di Pengajian Akbar yang dihelat SD Muhdipat Pucang Surabaya, Sabtu (7/4/2018)

“Kehadiran pusat pendidikan yang baik sangat penting untuk mewujudkan generasi emas masa depan, yang bukan saja unggul secara intelektual, namun juga anggun dlam moral,” jelasnya dalam Pengajian Akbar yang dihelat SD Muhdipat Pucang Surabaya, di halaman sekolah, Sabtu (7/4/2018).

Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia ini mengakui, pengaruh derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi banyak membawa anak-anak masa kini ke arah yang buruk. Bahkan arus teknologi telah membawa anak-anak milennial menjadi anak-anak yang terbuka, kritis, dan rasional yang cenderung membentuk watak anak cuek dan tidak peduli sekitar.

“Dari sini terlihat bahwa faktor dasar yang merupakan faktor awal yang di bawa dari rahim tidak banyak berpengaruh. Tetapi faktor ajar yaitu apa yang diperoleh dalam hidup ini sejak lahir inilah yang mempengaruhi hidup sesorang di masa depan,” terang Din.

Dalam Pengajian Akbar yang bertema “Membangun Generasi Milennial yang Berakhak Mulia” itu, Din juga menegaskan pentingnya faktor ajar, dan menyarankan para orangtua wajib memilihkan pendidikan yang terbaik untuk putra putrinya.

“Namun, orang tua di rumah juga jangan pasrah bongkokan pada sekolah. Pendidikan itu harus juga mengalir dari orangtua, dan juga masyarakat. Itu penting. jadi jangan hanya mengandalkan pada sekolah,” tambah pengasuh Pondok pesantren Modern Internasional Dea Malela, Sumbawa, NTB ini. (men)

Leave a Reply