Luncurkan Aplikasi Go Parkir, Targetkan Dongkrak PAD 4,810 miliyar

SURABAYA (kabarsurrabaya.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mulai melakukan uji coba dan sosialisasi aplikasi Go Parkir, yang diharapkan dapat memudahkan para pengendara dalam mencari tempat parkir.

Kepala UPTD Tempat Parkir Khusus Dishub Surabaya, Heri Setiawan mengatakan, aplikasi terbaru yang dapat didownload melalui playstore ini, sudah diberlakukan dan bisa digunakan mulai 7 April 2018 lalu..

“Aplikasi Go Parkir ini terdapat beberapa fitur yang bisa digunakan, seperti fitur maps (peta) yang dapat digunakan oleh pengguna untuk melihat titik parkir terdekat dengan lokasi secara realtime,” terangnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/4/2018).

Luncurkan Aplikasi Go Parkir, Targetkan Dongkrak PAD 4,810 miliyar

Sedang fitur kedua yaitu parking slot, masih menurut Heri, fitur ini memungkinkan pengguna untuk melihat slot parkir yang tersedia saat itu, dan dapat melakukan pemesanan parkir. Sementara fitur ketiga, pemesanan slot parkir, dapat dilakukan 1 jam sebelum kedatangan dan maksimal pemesanan parkir inap 14 hari.

“Untuk pembayarannya, dapat dilakukan secara tunai maupun non-tunai dengan transfer ke bank, seperti BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan Bank Jatim,” lanjutnya.

Adapun cara menggunakan aplikasi ini, setelah download aplikasi Go Parkir, lalu tinggal dibuka aplikasi Go Parkir, cari lokasi parkir terdekat dan melakukan pemesanan. Setelah itu masukkan plat nomor dan pilih slot parkir, masukkan lama waktu parkir dan alamat bila menggunakan jasa penjemputan. Setelah itu, pilih metode pembayaran, tekan tombol booking apabila data benar, dan segera upload bukti transfer untuk menyelesaikan pesanan.

“Nantinya pengguna tinggal tunjukkan barcode kepada petugas parkir,” terang Heri.

Go Parkir yang sementara ini masih flat dengan harga Rp 2000 untuk R2 dan Rp 5000 untuk R4 ini, bisa digunakan di 13 lokasi tempat parkir khusus, yaitu di Gedung Siola yang dapat menampung 244 mobil dan 650 sepeda motor, Balai Pemuda yang dapat menampung 50 mobil dan 500 sepeda motor, Tugu Pahlawan yang dapat menampung 50 mobil dan 50 sepeda motor, THP Kenjeran Utara yang memiliki daya tampung 20 Bus dan 150 mobil serta 250 sepeda motor, THP Kenjeran Selatan yang dapat menampung 65 mobil dan 450 sepeda motor.

Selain itu, Go Parkir juga bisa dilakukan di Conventional Hall, Religi Ampel, RS Soewandi, UPTSA, Dinas Kesehatan, Lapangan Hoki, Lorong Gedung Siola, dan Park And Ride Mayjen Sungkono.

“Gedung Park and Ride di Mayjen Sungkono ini menjadi pilot project utama kami dalam Go Parkir,” kata dia.

Namun begitu, Heri mengakui, sejak diuji coba mulai tanggal 7 April 2018 lalu, baru empat lokasi tempat parkir khusus yang bisa digunakan oleh para pengguna parkir, yaitu Tugu Pahlawan, Gedung Balai Pemuda, UPTSA dan Park and Ride Mayjen Sungkono.

“Baru mulai Senin, 16 April 2018 nanti, Go Parkir itu bisa digunakan di 13 lokasi parkir khusus,” tegasnya.

Dengan adanya aplikasi Go Parkir, diharapkan bisa mendongkrak nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2018, yang ditargetkan sebesar 4,810 miliyar. (men)

Leave a Reply