UK Petra Kembali Dipercaya Jadi Salah Satu Perguruan Tinggi Pengasuh

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat Penjaminan Mutu Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, membuka kesempatan bagi Perguruan Tinggi (PT) unggul (ter-akreditasi A) untuk membina perguruan tinggi lain yang masih terakreditasi C melalui Hibah ”Program Asuh PT Unggul”.

Dikatakan Rektor Universitas Kristen Petra (UK Petra), Surabaya, Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M. Eng, di awal April ini, UK Petra bersama dengan 28 perguruan tinggi lainnya, terpilih sebagai penerima Hibah tahun 2018.

UK Petra Kembali Dipercaya Menjadi Salah Satu Perguruan Tinggi Pengasuh

”Puji Tuhan, kepercayaan ini merupakan sebuah kehormatan bagi UK Petra untuk berbagi pengalaman-pengalaman baik (best practice) pengelolaan PT dengan perguruan tinggi mitra. Sekaligus ini merupakan kesempatan berharga untuk menjadi berkat, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia,” terangnya.

Untuk mencapai ini, masih menurut Djwantoro, ada proses seleksi yang harus dilalui untuk menjadi perguruan tinggi asuh ini. Dan ke-29 perguruan tinggi tersebut terpilih melalui seleksi dari antara 36 perguruan tinggi yang mengajukan proposal dalam hibah Program Asuh PT Unggul ini.

”Tentunya UK Petra akan memberikan yang terbaik dalam melaksanakan amanat yang telah dipercayakan ini. Tim dan narasumber Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UK Petra akan mengawal pelaksanaan hibah ini”, tambahnya.

Berdasarkan release resmi dari Kemenristekdikti, para PT unggul diminta untuk dapat sharing best practice sekaligus untuk membangun budaya mutu sehingga terdorong menjadi unggul. Peningkatan peringkat akreditasi merupakan hasil yang ingin diraih dari perbaikan manajemen mutu yang diterapkan di PT tersebut.

“Karena itu, UK Petra nantinya tak hanya fokus pada perbaikan peringkat program studi yang mendapat nilai C saja, tetapi juga pembenahan manajemen mutunya, di antaranya komitmen terhadap mutu, pengembangan sistem penjaminan mutu dan penyediaan auditor mutu internal,” lanjut Prof. Djwantoro

Sementara Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UK Petra, Dr. Dra. Gan Shu San, M.Sc.. menambahkan, ada banyak kegiatan yang disiapkan untuk kegiatan program asuh ini, di antaranya lokakarya Sistem Penjaminan Mutu Internal, Audit Mutu Internal (AMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). Adapun tiga perguruan tinggi yang diasuh oleh UK Petra pada tahun 2018 adalah Universitas Kristen Wira Wacana, Sumba Timur-NTT, Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum, Jombang-Jatim, dan Institut Teknologi Del,Toba Samosir Sumatra Utara.

Berdasarkan data dari Kemenristekdikti, pada program serupa tahun 2017 yang lalu, program studi terakreditasi C yang mengalami peningkatan peringkat menjadi B atau A tercatat sejumlah 124 program studi dari 637 program studi yang diasuh.

“Untuk tahun 2017 lalu, UK Petra telah mengasuh Universitas Yudharta-Pasuruan, Universitas Dhyana Pura-Bali dan Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Dari 22 program studi yang diasuh, terdapat 6 program studi yang meningkat akreditasinya dari C menjadi B”, tutup Gan Shu San. (men)

Leave a Reply