UK Petra Gelar Architecture Festival dengan Tema Contextual Micro Space

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Ruang sisa di perkotaan masih sering kita temui misalnya seperti pojok gang, pinggir sungai hingga kolong jembatan. Tak jarang ruang sisa ini kemudian dijadikan tempat yang negatif seperti sebagai lokasi pembuangan sampah, transaksi jual beli barang-barang terlarang hingga graffiti yang vandalisme. Padahal ruang sisa ini dapat digunakan untuk kegiatan yang positif.

Berkaca dari hal ini, Himpunan Mahasiswa Arsitektur UK Petra menggelar kegiatan sayembara dan pameran bertajuk Architecture Festival pada hari Jumat, 13 April 2018.

UK Petra Gelar Architecture Festival dengan Tema Contextual Micro Space

Architecture festival merupakan sayembara yang menjadi wadah bagi peserta nasional dan internasional untuk saling berkompetisi dan belajar satu sama lain, melalui berbagai kegiatannya seperti seminar dan pameran 25 karya sayembara.

“Kami sengaja memilih tema Contextual Micro Space ini karena sebagai calon arsitek sesungguhnya, dilatih tak hanya terampil menciptakan solusi kreatif saja, akan tetapi juga harus melihat secara kreatif sebuah kondisi sosial untuk kemudian disimpulkan potensi dan solusinya”, ungkap Richman selaku ketua acara Architecture Festival 2018, Jumat (13/4/2018).

Sayembara bertaraf internasional ini berhasil menjaring 170 kelompok mahasiswa dari enam negara yaitu Indonesia, Amerika Serikat, Hungaria, Australia, Irak dan Iran. Kesemuanya itu akan diseleksi dan terpilih 25 terbaik yang akan dipamerkan. Namun dari 25 kara tersebut, hanya 5 terbaik saja yang presentasi di hadapan juri.

Adapun lima kelompok terbaik yang telah melakukan presentasi adalah satu kelompok mahasiswa Universitas Indonesia-Jakarta, dua kelompok mahasiswa UK Petra-Surabaya, satu kelompok mahasiswa Universitas Parahyangan-Bandung dan satu kelompok mahasiswa dari Hungaria. (men)

Leave a Reply