Film The Perfect Husband Tampilkan Drama Keluarga dalam Balutan Percintaan, Perjodohan dan Komedi

SURABAYA (kabarsurabaya.com)Satu lagi film produksi anak negeri mencoba menampilkan sisi kehidupan modern dalam drama percintaan dan keluarga degan balutan komedi.

Film The Perfect Husband produksi Screenplay Films dan Legacy Pictures ini menceritakan kehidupan seorang gadis SMA bernama Ayla (Amanda Rawles) yang memiliki kekasih seorang vokalis band rock, Ando (Maxime Bouttier), namun kemudian tidak direstui ayah Ayla, Tio (Slamet Rahardjo).

Bahkan Tio kemudian memilihkan calon pasangan buat Ayla yaitu Arsen (Dimas Anggara) seorang pilot muda ganteng yang berprestasi dan diniali lebih mapan. Ini dilakukan Tiokarena rasa saangnyapada putrinya, karena dinilai Ando adalah pemuda pemalas, urakan dan tidak memiliki masa depan yang cerah.

Para pemain Film The Perfect Husband saat juma pers di Maxx Coffee Marvell City Mall Surabaya, Sabtu (14/4/2018)

Tentu saja Ayla menolak perjodohan tersebut karena sudah terlanjur jatuh cinta dengan Ando, meskipun orangtua Ayla tak merestui hubungan tersebut. Namun ternyata tidak bisa begitu saja Ayla menolak keinginan orang tuanya. Apalagi Arsen juga ternyata sudah terlanjut jatuh cinta kepada Ayla. Dari situasi inilah drama cinta segitiga dan konflik ayah anak dimulai.

Tata Ginting, salah satu pemeran juga di film ini menceritakan bahwa masuknya Slamet Rahardjo dalam film ini membuat drama percintaan di film ini menjadi lebih kaya dan lebih lengkap, serta tidak terkesan terlalu teenage.

“Perfect Husband adalah cerita tentang pertemuan dua generasi yang berbeda, yang melahirkan sebuah peristiwa kehidupan yang menarik yaitu tentang arti suami,” kata Tanta Ginting menirukan Slamet Rahardjo, pada acara jumpa Fans di Maxx Coffee Marvell City Mall Surabaya, Sabtu (14/4/2018).

Jumpa Fans Film The Perfect Husband di Marvell City Mall Surabaya, Sabtu (14/4/2018)

Dengan perpaduan pemain dari dua generasi dan cerita drama percintaan dengan sentuhan komedi yang sarat dengan filosofi daam kehidupan keluarga, membuat film The Perfect Husband layak ditonton oleh semua kalangan masyarakat, bukan hanya kalangan anak muda, tetapi juga bagi keluarga.

Hal ini juga diakui Maxime Bouttier, yang menilai konflik yang disajikan dalam film The Perfect Husband merefleksikan permasalahan yang umum terjadi di masyarakat, sehingga film ini cocok ditonton oleh semua kalangan.

“Film cocok untuk semua kalangan, karena bukan saja menampilkan ekspresi gaya anak muda ketika jatuh cinta, tetapi juga masalah perjodohan yang dilakuakn orang tua kaena ingin anaknya bahagia,” terang Maxime.

Film yang diadaptasi dari novel best seller dengan judul yang sama ini benar-benar mencoba menampilkan perpaduan pemain generasi sebelumnya seperti Slamet Raharjo dengan para pemain muda usia seperti Dimas Anggara, Amanda Rawles dan Maxime Bouttier. (men)

Leave a Reply