Bom di Gereja, Gubernur Jatim: Jangan Takut Terorisme

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Terjadinya bom di beberapa gereja di Surabaya memang membuat geram, sedih, marah, bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Surabaya yang sangat cinta damai.

Karena itu pula, Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo meminta masyarakat untuk tidak takut terhadap terorisme, sebaliknya harus berani melawannya karena terorisme merusak sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pernyataan ini disampaikan Pakde Karwo disaat mengunjungi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) bom di gereja Jl. Arjuna Surabaya, Minggu (13/5) pukul 09.45 WIB bersama-sama dengan Kapolda Jatim, Mahfud Arifin dan Pangdam V Brawijaya, Arif Rahman.

Gubernur Jatim: Jangan Takut Terorisme

Bom di Gereja di Surabaya

Sebelumnya, Pakde Karwao bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya juga mengunjungi TKP di Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel dan Gereja di jalan Diponegoro.

“POLRI dan TNI sebagai kekuatan inti, dan masyarakat akan melawan segala bentuk terorisme secara bersama-sama,” ujar Pakde Karwo, juga yang menyampaikan rasa duka mendalamnya atas terjadinya korban jiwa dalam ledakan bom ekstrem di beberapa Gereja di Surabaya ini.

Pakde Karwo juga menambahkan, dirinya bersama Forkompida akan memperkuat pengamanan di semua tempat.

“Langkah yang sama juga akan dilakukan untuk deteksi dini dengan memperkuat tiga pilar, yakni kepala desa, babinkamtibmas, dan babinsa,” tambahnya.

Disela-sela melihat penanganan korban ledakan bom di 3 gereja ini, Gubernur memberikan arahan agar penanganan para korban dipusatkan di RSUD dr. Sutomo.

Sementara itu, menjawab pertanyaan media, Kapolda Jatim, Mahfud Arifin menyampaikan penanganan kemanan oleh aparat sudah dilakukan terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan.

“Buktinya, polisi juga jadi korban,” ujarnya.

Kapolda juga menghimbau agar media tidak membuat opini sendiri terkait berbagai isu yang berkembang di social media.

“Tolong ikuti informasi dari kami dan jangan menyampaikan hal-hal yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya,” pungkasnya. (men)

Leave a Reply