Zurich Luncurkan Zurich Principle Care untuk Penyakit Kritis

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Grup perusahaan asuransi, Zurich, secara resmi meluncurkan Zurich Principle Care, sebuah asuransi penyakit kritis dengan manfaat lengkap.

Sutikno Sjarif, Chief of Operating & Strategy Officer Zurich Tapas Life mengatakan, kehadiran produk ini sejalan dengan komitmen Zurich dalam menghadirkan solusi perlindungan yang mudah, inovatif dan fokus memberikan nasabah solusi di setiap fase kehidupannya.

Zurich Luncurkan Zurich Principle Care untuk Penyakit Kritis

“Melalui inovasi Zurich Principle Care, Zurich ingin membantu kaum dan keluarga muda Indonesia agar Iebih siap dalam menghadapi risiko penyakit kritis, dengan mengambil alih risiko beban fmansial dari penyakit kritis sejak dini. Dengan demikian, kaum muda dapat fokus untuk berkarya dan mengejar passion-nya,” jelasnya di Surabaya beberapa waktu lalu.

Sementara Budi Darmawan, Chief of Agency & Premier Advisor Officer Zurich Topas Life menambahkan, Zurich Principle Care menawarkan 3 kelebihan utama untuk menjawab kebutuhuan kaum muda yaitu inovasi.

“Ketiga kelebihan itu adalah mencakup semua jenis penyakit kritis, jaminan pengembalian premi 100% kepada nasabah tiap ulang tahun polis ke-10 jika tidak pernah klaim, serta kemudahan dengan harga premi terjangkau mulai dari Rp 11.000 / hari,” terangnya.

Zurich Luncurkan Zurich Principle Care untuk Penyakit Kritis

Di acara peluncuran Zurich Principle Care ini juga, Dokter yang juga seorang aktris, Lula Kamal menjelaskan, bahwa di Indonesia, terdapat 3 penyakit kritis tertinggi yang menyebabkan kematian, yaitu penyakit kardiovaskular, kanker dan diabetes.

“Selain risiko kematian yang tinggi, penyakit kritis juga dikenal memiliki biaya medis yang tinggi. Sebagai contoh biaya perawatan penyakit kanker tiap bulannya bisa mencapai 100juta,” jelas Lula.

Karena itu, melalui kehadiran Zurich Principle Care ini, menurut Sutikno, selain membantu melindungi ekosistem finansial bagi kaum usia produktif, juga bertujuan untuk mendukung dan membantu pemerintah dalam mengupayakan perlindungan penyakit kritis bagi masyarakat, sehingga dapat fokus mencapai produktivitas maksimal. (men)

Leave a Reply