RS PHC Berbagi Ramadhan Indah Penuh Berkah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – PT Pelindo Husada Citra (PT PHC) menggelar Bakti sosial bersama 6 Yayasan Yatim Piatu (Yayasan Aba Muchsin “Dupak”, Yayasan Al Akmal “Wonosari Lor”, Yayasan Ibnu Sina “Kertajaya”, Yayasan Nur Hasan “Benowo”, Yayasan Asiyah Tong Mariyam “Perak Timur” dan Yayasan Karimah “Pakis”) dan anak-anak warga Kalimas yang kurang mampu dilingkungan PT PHC, dengan memberikan 510 bingkisan lebaran.

Dokter Agus Akhmadi selaku Direktur Utama PT PHC mengatakan, bahwa ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility PT PHC dan bentuk kepeduilan perusahaan di bulan penuh berkah ini.

“Intinya, kami ingin berbagi bersama masyarakat sekitar yang kurang mampu dan anak-anak dari panti asuhan,” tambahnya, Rabu (6/6/2018).

RS PHC Berbagi Ramadhan Indah Penuh Berkah

Agus juga menambahkan, dengan Baksos Ramadhan ini, pihaknya berharap PHC bisa memberikan inspirasi bagi masyarakat luas.

“Peduli kepada sesama dan menjalin persaudaraan itu indah. Dalam mewujudkannyapun tidaklah sulit, cukup dengan saling berbagi kita sudah dapat membahagiakan orang lain”, tutur Agus.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serbaguna RS PHC Surabaya ini, juga diwarnai dengan dengan Lomba Festival Musik Kenthongan yang diikuti oleh masing-masing yayasan, dengan menampilkan lagu-lagu yang berkonten islami dengan diiringi alat musik tradisional kentongan. Selain itu, sambil menunggu waktu berbuka puasa, juga diadakan acara bertajuk “Kopi”, yaitu singkatan dari Kuis & Obrolan Perkara Iman & Ramadhan.

Fasilitas Terbaru PHC

Dalam kesempatan itu pula, Agus juga menjelaskan mengenai fasilitas terbaru yang ada di RS PHC Surabaya, yaitu keberadaan alat medis Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan Fixed Cathlab.

“Kami sudah memiliki MRI 1.5 Tesla generasi terbaru, yang fungsinya untuk menghasilkan gambaran pemeriksaan struktur dan organ dalam tubuh lebih akurat, optimal, efektif dan efisien. Karena sudah menggunakan fitur 3D motion Correction. Jadi gambar yang dihasilkan lebih optimal,” tambah Agus.

Sementara untuk Fixed Cathlab, masih menurut Agus, alat ini bisa memvisualisasikan arteri jantung dan bilik jantung untuk mengobati kelainan yang ditemukan.

“Salah satu contohnya penyakit jantung koroner yang bisa diobati dengan kateterisasi jantung dan pemasangan ring,” pungkasnya. (men)

Leave a Reply