Warisan Kasih Ajak 6 Tokoh Lintas Agama untuk Merajut Kasih Menjalin Kesatuan

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Komunutas Warisan Kasih Woman Charity (WKWC) Surabaya dalam kesempatan Gathering yang ke 4, yang diadakan di Santika Premier Guebng Surabaya, Kamis (7/6/2018) kali ini, mengambil tema “Merajut Kasih Menjalin Kesatuan”.

Ketua Warisan Kasih Surabaya, Erlin Rusiawaty mengatakan, dipilihnya tema ini karena pihaknya ingin merefleksikan apa yang dirasakan para anggota Warisan Kasih (WK) dan masyarakat Surabaya, karena adanya aksi bom bunuh diri di beberapa gereja di Surabaya beberapa waktu lalu.

Warisan Kasih Ajak 6 Tokoh Lintas Agama untuk Merajut Kasih Menjalin Kesatuan

Deklarasi damai yang digelar bersama 6 Tokoh Lintas Agama ini, masih menurut Erlin, merupakan wujud keprihatinan kami anggota WK atas tragedi bom yang sudah mengguncang kota Surabaya tercinta beberapa waktu lalu.

“Kami menggelar Deklarasi Damai karena kami tidak ingin masyrakat Surabaya terpancing dengan adanya aksi bom dan membuat kita saling bermusuhan. Justru dengan semangat “kasih” kami ingin bersama-sama dengan siapapun untuk membangun kehidupan yang lebih damai,” terangnya pada kabarsurabaya.com, Kamis (7/6/2018).

Erlin juga menjelaskan bahwa WK sebagai komunitas wanita yang secara bersama-sama bertumbuh dalam satu visi misi untuk menyampaikan nilai-nilai Kasih ini, adalah simbol Bhineka Tunggal Ika, karena terdiri dari berbagai macam latar belakang, suku, agama, ras, dan profesi yang berbeda-beda, tetapi bisa bersatu dalam satu visi.

Komunutas Warisan Kasih Woman Charity Surabaya menggelar Aksi Damai dengan tema “Merajut Kasih Menjalin Kesatuan”

“Memang kami berbeda-beda. Namun kami tetap bersatu dalam menginspirasi satu dengan yang lain, sebagai wanita yang mempunyai kerendahan hati dan cinta kasih kepada sesamanya. Ada kerelaan hati untuk berbagi kasih dan perhatian, yang tidak memandang perbedaan. Kami turun kebawah bersama-sama, melayani dgn tulus tanpa pamrih dan mengaplikasikan kasih kepada orang-orang yang kurang beruntung,” jelas Erlin.

Erlin juga menambahkan, dengan dasar kondisi dan latar belakang yang ada, maka kami dengan segala kerendahan hati mengundang para pemuka agama untuk bisa hadir disini untuk berdoa bersama dan mendeklarasikan Kasih dan Kesatuan di dalam perbedaan ini.

“Kami berharap apa yang kami lakukan ini dapat menginspirasi para wanita dimanapun, untuk bergandengan tangan bersatu dalam perbedaan dengan berlandaskan Kasih,” pungkasnya.

Deklarasi Damai Merajut Kasih Menjalin Kesatuan ini selain dihadiri ratusan anggota Warisan Kasih Woman Charity dan 6 tokoh lintas agama yang ada di Surabaya, juga dihadiri desainer bunda Anne Avantie.

Anne Avantie dalam kesempatan itu, selain bercerita pengalaman hidupnya yang penuh dengan perjuangan, juga mengajak semua orang untuk bisa berdamai dan bisa mengampuni siapapun yang sudah berbuat jahat kepada kita. (men)

Leave a Reply