Presiden Open House, Dihadiri Pejabat Negara Hingga Tukang Becak

BOGOR (kabarsurabaya.com) – Suasana Istana Kepresidenan Bogor hari ini tampak meriah dan berbeda dari biasanya, karena Presiden Joko Widodo beserta keluarga merayakan Idul Fitri 1439 H di di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat

Dan di hari pertama Lebaran kali ini, Istana Kepresidenan Bogor dibuka bagi masyarakat umum (open house) untuk dapat bersilaturahmi dengan Presiden Joko Widodo.

Memanfaatkan momen ini, ribuan masyarakat yang berasal dari Kota Bogor dan sekitarnya berduyun-duyun memasuki area Istana, yang menyebabkan antrean masyarakat pun tampak mengular hingga depan halaman Istana.

Presiden Open House, Dihadiri Pejabat Negara Hingga Tukang Becak

Bahkan banyak dari mereka yang datang dari kota lainnya, untuk sekadar bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan berkunjung ke Istana Kepresidenan untuk pertama kalinya.

Sebelum bersilahturahmi dengan masyarakat umum, Presiden bersama Wakil Presiden sempat bersilaturahmi dengan ketua lembaga negara, para menteri Kabinet Kerja, para duta besar negara sahabat, serta sejumlah pejabat negara lainnya

Baru pada pukul 10.00 wib, bertempat di Ruang Teratai Istana, Presiden Joko Widodo bersama dengan Ibu Negara Iriana Jokowi menyambut kedatangan masyarakat dari berbagai kalangan dan latar belakang, mulai dari kaum ibu, bapak-bapak, muda-mudi, hingga anak-anak, semua berbaur menjadi satu di hari berbahagia ini.

Di antara masyarakat yang menghadiri open house, hadir beberapa orang dari komunitas becak yang biasa beroperasi di Paledang, Bogor. Barisan mereka tampak tak jauh dengan barisan pejabat negara yang terlebih dahulu bersilaturahmi dengan Presiden.

“Jujur kami titak menyangka diperkenankan untuk masuk ke dalam Istana untuk bersilaturahmi dengan Bapak Presiden,” ucap salah seorang di antara rombongan komunitas becak.

Mereka tampil apa adanya dengan hanya mengenakan kaus dan sandal jepit sebagaimana yang biasa mereka pergunakan sehari-hari saat menarik becak. Bahkan, di antara mereka ada yang membawa topi capingnya.

Keterbukaan Istana terhadap kehadiran warga dari berbagai golongan dan latar belakang itu diakui sendiri oleh para pengunjung. Seperti dikemukakan bapak Martolo yang datang dari Bekasi misalnya, mengaku terkesan dengan apa yang dilihatnya dalam acara open house yang digelar oleh Presiden Joko Widodo ini.

“Saya sangat berkesan karena ini betul-betul acara rakyat yang tidak memilih suku dan agama. Jadi betul-betul mencerminkan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya. (men)

Leave a Reply