Polda Jatim Larang Masyarakat Lakukan Tarian Keke Challenge

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Tarian Keke Challenge yang kini banyak dilakukan karena viral di media social, mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian, dengan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tarian tersebut.  Bahkan pihak kepolisian akan melakukan tindakan tegas terhadap masyarakat yang menari dekat mobil yang berjalan tersebut.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, Keke Dance Challenge ini dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Dan masyarakat hendaknya tidak menggunakan jalan sebagai tempat untuk berjoget karena dapat mengganggu konsentrasi pengendara lainnya lantaran dilakukan dengan membuka pintu mobil kemudian berjoget.

Polda Jatim Larang Masyarakat Lakukan Tarian Keke Challenge

“Gara-gara melakukan Keke Challenge itu yang lain bisa tabrakan. Kalau mau joget di tempat senam saja. Karena di jalan itu undang-undangnya jelas agar tidak sampai mengganggu konsentrasi,” tegasnya.

Masih menurut Frans Barung, terkait tarian ini, pihak kepolisian akan melakukan penegakan hukum dalam menyikapi Keke Dance Challenge demi menjaga keselamatan masyarakat dalam berkendara.

“Kami akan lakukan penindakan. Penegakan hukum itu dikandung maksud bahwa polisi ingin masyarakat pengguna jalan selamat. Karena mereka bukan hanya bertanggungjawab pada dirinya saja, tetapi kepada masyarakat pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. (men)

Leave a Reply