Sempoa Yes Permata Hati Learning Center Gedangan Sidoarjo Juara Umum Kompetisi WAAMA 2018

SIDOARJO (kabarsurabaya.com) – Menjadi jawara di ajang pertandingan dunia, tentu menjadi kebanggaan tersendiri yang tidak mudah dilupakan. Hal ini pula yang dialami Sempoa Yes Permata Hati Learning Center Gedangan yang menjadi juara umum dalam kompetisi dunia “7th International Competition WAAMA (The World Association of Abacus and Mental Arithmetic) 2018, yang digelar selama dua hari sejak tanggal 28-29 Juli 2018 di Bandung.

Keberhasilan menjadi juara umum ini selain mendapat penghargaan Excelence Teacher, juga terutama karena kelima siswa Permata Hati yang ikut dalam kompetisi ini mewakili Indonesia, semuanya berhasil menyabet medali dari berbagai kategori, baik juara 1 juara 2 maupun juara 3. Meraka adalah Sevilla Saviola Putri (11), Revalina Putri (13), Nadia Ilza Kamila (12), Nadia Fakhira (9), dan Althaf Faheem Wirasatria (7).

Para Juara 7th International Competition WAAMA (The World Association of Abacus and Mental Arithmetic) 2018 dari Sempoa Yes Permata Hati Learning Center Gedangan Sidoarjo

Director SempoaYes Permata Hati Learning Center Gedangan, Uthin Suryani mengatakan, keberhasilan ini sangat membanggakan karena dalam seleksi sebelumnya, dari semua peserta Indonesia, justru lima murid Permata Hati yang tertinggi nilainya dan berhak untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi WAAMA 2018.

“Jadi mereka ini bukan hanya mewakili SempoaYes atau SempoaYes Permata Hati Learning Center, tetapi mereka mewakili Indonesia,” terangnya pada kabarsurabaya.com di kantor SempoaYes Permata Hati Learning Center, di Ruko Griya Permata A2 no 4 Gedangan Sidoarjo.

Uthin juga menambahkan bahwa keberhasilan ini bukan saja sangat membanggakan Indonesia atau khususnya SempoaYes Permata Hati Learning Center saja, tetapi juga neunjukkan bahwa metode pembelajaran di SempoaYes Permata Hati Learning Center sangat handal.

SempoaYes Permata Hati Learning Center Gedangan Sidoarjo Juara Umum Kompetisi WAAMA 2018

“Tentu ini sangat membanggakan karena lawan-lawan yang dihadapi anak-anak di kempetisi ini berasal dari 11 negara yaitu China, Hongkong, Taiwan, Singapore, Malaysia, India, Jepang, CANADA, USA, Lebanon dan tentu saja Indonesia,” lanjutnya.

Disinggung mengenai proses pembelajaran yang mampu membuat anak didiknya sukses menjadi jawara internasional, Uthin menjelaskan bahwa ketekunan dan kerja keras anak-anak selama kurang lebih 2 bulan intensif dibawah asuhan Mr. Syaiful dari SempoaYes Pusat dan Mrs. Dian dari Permata Hati membuat mereka jauh lebih siap dalam mengikuti kompetisi.

Diketahui, Sempoa Yes sampai saat ini telah memiliki 20 cabang di Indonesia, yang salah satunya adalah  SempoaYes Permata Hati Learning Center Gedangan Sidoarjo yang berdiri sejak tahun 2011 lalu dan sudah melatih lebih dari 200 siswa. (men)

Leave a Reply