Diageo Bar Academy Beri Pengetahuan dan Ketrampilan pada Ratusan Bartender di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Sebagai salah satu destinasi pariwisata yang diminati warga dunia, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Dan ini membuat industri hotel, restoran dan kafe memiliki peranan besar sebagai penunjang pariwisata.

Sebagai konsekuensi logi dari perkembangan pariwisata, menumbuhkan kebutuhan lain yaitu bartender-bartender yang terampil dan profesional, serta penuh tanggung jawab dalam menjalankan profesinya.

Dikatakan Head of Customer Marketing Diageo Indonesia, Dicky Sukarmadji, dalam sepuluh tahun terakhir, peran dan profesi bartender terus meningkat dan menjadi salah satu profesi penting dalam industri pariwisata.

Head of Customer Marketing Diageo Indonesia, Dicky Sukarmadji (kiri) bersama Wawan Kurniawan, Diageo Indonesia Brand Ambassador (kanan) sedang menjelaskan cara pembuatan minuman oleh bartender

Dan sebagai pemimpin  bisnis  minuman  premium dunia dengan rangkaian koleksi minuman beralkohol yang bervariasi dari kategori spirits, wine dan bir, Diageo ingin membantu memperluas pengetahuan, teori, serta teknik yang baik untuk menyajikan minuman-minuman berkelas kepada bartender-bartender di seluruh dunia.

“Komitmen ini kami wujudkan melalui Diageo Bar Academy di Indonesia dan mengundang para bartender termasuk di Indonesia untuk meningkatkan wawasannya,” jelasnya pada kabarsurabaya.com di Surabaya, Rabu (8/8/2018).

Diageo Bar Academy akan menyelenggarakan beberapa kelas termasuk pengetahuan dan teknik dasar bartending, serta keterampilan meracik minuman termasuk pengetahuan tentang berbagai jenis minuman beralkohol.

Pelatihan dimulai di lima kota di Indonesia, yang dimulai di Surabaya, menyusul Medan Yogyakarta, Jakarta, dan Bali. Setelah mengadakan kegiatan di 5 kota, selanjutnya Diageo Indonesia Brand Ambassador akan melatih bartender secara langsung di beberapa outlet lainnya. Bagi yang ingin mendapatkan lebih banyak dari apa yang diperoleh di pelatihan, mereka dapat mengikuti pelatihan interaktif secara online.

Wawan Kurniawan, Diageo Indonesia Brand Ambassador sedang mengajari salah satu wartawan tentang cara membuat minuman beralkohol

“Diageo Bar Academy menggelar beberapa pelatihan termasuk didalamnya pengetahuan dan teknik dasar bartending, keterampilan mencampur minuman dan informasi mengenai berbagai jenis minuman beralkohol. Pelatihan ini diharapkan dapat menjangkau setidaknya 900 bartender di lima kota,” terang Dicky Sukarmadji.

Diageo Bar Academy Gelar Kompetisi Bartender

Selain menggelar workshop dan pelatihan bartender, Diageo Bar Academy juga menantang para bartender yang hadir, untuk berkompetisi meracik minuman beralkohol. Dan Bagi pemenang di masing-masing kota yang dikunjungi Diageo Bar Academy, akan berkesempatan untuk jalan-jalan ke Singapura, mengunjungi salah satu portofolio Johny Walker yaitu Johnnie Walker House di Singapura.

Wawan Kurniawan, Diageo Indonesia Brand Ambassador menjelaskan, selain mengunjungi Johnnie Walker House, para pemenang ini juga diberi kesempatan untuk mengunjungi the best bar in Asia, serta mendapat tambahan pengetahuan.

“Harapannya, dengan adanya tambahan pengetahuan ini, mereka nantinya bisa meningkatkan pendapatan dan mengubah citra outlet tempat ia bekerja, sebagai salah satu outlet terbaik di Asia,” harap Wawan.

Wawan yang sudah 20 tahun lebih malang melintang sebagai bartender di beberapa negara ini juga menjelaskan bahwa untuk kompetisi kali ini agak berbeda dengan yang biasa dilakukan, karena disini para peserta challenger bartender ditantang membuat koktil menggunakan beberapa portofolio dari Diageo yaitu Smirnoff, Captain Morgan, Gilbey’s, Bell’s, dan Johnnie Walker, tetapi tidak boleh berpatokan pada resep.

“Bartender yang ikut dalam kompetisi ini harus membuat minuman sendiri dan memberi nama sendiri untuk minuman yang sudah dibuatnya itu. Dan mereka juga harus bisa menjelaskan, mengapa diberi nama itu,” lanjut Wawan.

Adapun kriteria penilaian yang menjadi pertimbangan, menurut Wawan, diantaranya adalaj rasa dan aroma dari minuman yang dibuat, penampilan dari minuman, penampilan dari bartender itu sendiri. Serta yang tak kalah penting adalah masalah higienis kebersihan.

“Faktor higiens ini penting karena minuman sama dengan makanan yang dikonsumsi untuk dimasukkan mulut. Kalau bartendernya tidak higiens maka minuman yang dibuatnya sangat berbahaya untuk diminum,” jelas Wawan.

Dalam kesempatan itu juga, Wawan menegaskan bahwa seorang bartender harus mencintai dan harus menjiwai pekerjaannya, karena profesi bartender itu bukan hanya sebagai peracik minuman saja.

“Bartender harus punya jiwa entertain, dan harus sangat tahu tentang product knowlage, baik jenis-jenis minuman dan variasi campurannya, maupun penggunaan gelas untuk minuman, seperti martini glass, longdring  glass, rock style, short drink atau sutter drink dan yang lainnya,” pungkas Diageo Indonesia Brand Ambassador, Wawan Kurniawan. (men)

Leave a Reply

Weekly theme , Seo , Health , Dating , Money , Hotels , Cheap flights