Danareksa & SIER Kerjasama Siapkan Pensiun Karyawan lewat Program Investasiku Masa Depanku

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Bekerja di sebuah perusahaan dan memiliki penghasilan tetap merupakan pilihan yang banyak diambil oleh masyarakat Jawa Timur. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statisik, per Agustus 2017 tercatat 7,8 juta orang bekerja pada sektor formal dari total 20 juta orang pekerja. Dengan kata lain, terdapat 7,8 juta orang yang memperoleh penghasilan tetap.

Seorang pekerja atau karyawan sektor formal dengan penghasilannya yang tetap. pada umumnya, diharapkan mampu menyisihkan sebagian penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan fmansial yang sifatnya lebih jangka panjang seperti biaya hidup ketika pensiun, biaya pendidikan anak, biaya ibadah. dan lain sebagainya.

Plt Direktur Utama SIER (dua dari kiri) bersama Marsangap P. Tamba, Direktur Utama DIM (dua dari kanan) melakukan penandatanganan kerjasama dalam program Investasiku Masa Depanku

Sayangnya, yang terjadi masih banyak karyawan ketika mendekati masa pensiun baru menyadari bahwa persiapan yang dilakukan belum matang sehingga meskipun ada dana pensiun dari perusahaan belum tentu dapat menopang biaya hidup secara mandiri di kala usia pensiun.

Ditambah lagi, adanya gaya hidup yang konsumtif seringkali menjadi alasan untuk tidak bisa menyisihkan dana investasi masa depan. Seringnya gaji yang masuk tak sempat digunakan untuk berinvestasi namun dihabiskan untuk memenuhi biaya dan gaya hidup.

Menyadari kondisi ini, Danareksa Investment Management (DIM) sebagai perusahaan Manajer Investasi yang menerbitkan Reksa Dana pertama di Indonesia, mencoba memberikan solusi melalui Program “Investasiku Masa Depanku” (IMD) yang ditujukan bagi karyawan perusahaan.

Dikatakan Marsangap P. Tamba, Direktur Utama DIM, program investasi ini merupakan investasi secara berkala atau setiap bulan, yang menggunakan skema auto debet dari perusahaan langsung, sehingga karyawan tidak perlu repot untuk memikirkan transfer dana untuk investasi setiap bulannya.

“Program Investasiku Masa Depanku ini akan sangat membantu karyawan memulai dan menyiapkan investasi untuk masa depannya. Jadi diharapkan program ini dapat membantu meningkatkan kemandirian finansial karyawan dalam jangka panjang,” terangnya seusai penandatanganan kerjasama dengan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) untuk investasi bagi karyawan SIER, di kantor Danareksa, Gedung Pakuwon Center Surabaya, Jumat (10/8/2018).

Marsangap juga menambahkan, dengan skema auto debet dari gaji setiap bulan, maka karyawan berinvestasi dengan metode menyisihkan. bukan menyisakan.

Program yang relative masih baru di DIM ini, hingga saat ini sudah diikuti oleh 11 perusahaan dengan dana kelola sekitar Rp 49 milyar. Termasuk salah satunya adalah SIER yang sepakat untuk mendaftarkan seluruh karyawannya mengikuti Program Investasiku Masa Depanku dari DIM.

“Memang nilainya masih kecil, tetapi kami percaya kedepannya program ini sangat potensial. Karena itu kami menargetkan bisa meningkatkan dua kali lipat hingga akhir tahun ini,” tambah Marsangap.

Khusus untuk SIER, disepakati akan mengikutkan sekitar 150 karyawannya dengan nilai investasi per bulan dari masing-masing karyawan akan berada dikisaran Rp100 ribu hingga Rp 500 ribu, yang akan ditempatkan ke Reksa Dana yang dikelola oleh DIM dalam periode tertentu.

Kerjasama dengan SIER ini merupakan kerjasama kedua bagi DIM untuk Program Investasiku Masa Depanku dengan BUMN dan Anak Usaha BUMN di wi|ayah Jawa Timur, setelah sebelumnya juga dilakukan dengan Semen Indonesia (Semen Gresik).

“Ke depannya, DIM juga berencana menawarkan program serupa kepada perusahaan-perusahaan lain di wi|ayah Jawa Timur, terutama kepada perusahaan BUMN. Sehingga menciptakan sinergi antar perusahaan BUMN dalam mendukung program literasi dan inklusi keuangan,” pungkas Marsangap. (men)

Leave a Reply