KPP Bea Cukai TMP B Sidoarjo Saksikan Ekspor Perdana E Liquid Vape

SIDOARJO (kabarsurabaya.com) – Hari ini Jumat 5 Oktober 2018 merupakan moment penting karena terlaksananya ekspor perdana Barang Kena Cukai berupa E Liquid Vape yang merupakan objek cukai baru sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 146/PMK.010/2017 oleh salah satu pengusaha dibawah pengawasan KPPBC TMP B Sidoarjo.

Regulasi pengenaan cukai terhadap E Liquid Vape yang mulai diberlakukan penuh mulai Oktober 2018, selain berdampak pada penerimaan negara di sektor cukai, ternyata dapat memberikan dampak positif terhadap industri serta perdagangan.

KPP Bea Cukai TMP B Sidoarjo Saksikan Ekspor Perdana E Liquid Vape

Produk E Liquid Vape yang diproduksi oleh PT. Screaming Eliquid Industri di Sidoarjo ternyata sudah dapat menembus pasar luar negeri (ekspor) dengan melakukan ekspor perdana untuk tahap awal sekitar 2.000 botol E Liquid yang dikemas dalam kemasan 40 ml/botol dengan tujuan ekspor ke negara Malaysia.

Diharapkan dengan ekspor perdana ini akan dapat memicu kegiatan ekspor selanjutnya, dan dapat memperluas pangsa pasar di luar negeri sehingga akan berdampak positif terhadap devisa negara dan perekonomian nasional.

Pelaksanaan ekspor perdana Produk E Liquid Vape ini, disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur I dengan didampingi Kepala Kantor BC Sidoarjo dan para pejabat terkait lainnya.

KPP Bea Cukai TMP B Sidoarjo Saksikan Ekspor Perdana E Liquid Vape

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur I, M. Purwantoro, menyampaikan bahwa momen ekspor E Liquid vape ini menjadi penting karena ternyata E Liquid vape produksi Indonesia mempunyai kualitas yg bagus dan memenuhi standar kualitas internasional.

Tentu ini merupakan moment penting, karena merupakan bukti bahwa E Liquid vape produksi Indonesia bisa di terima pasar di luar negeri,” terangnya, Jumat (5/10/2018).

Selain memproduksi produk untuk diekspor, PT. Screaming Eliquid Industri Sidoarjo juga memproduksi E Liquid Vape yang dipasarkan di dalam negeri.

Sementara Kepala Kantor BC Sidoarjo, Nur Rusydi menambahkan, PT. Screaming Eliquid Industri ini telah mendapatkan NPPBKC (Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai) dari Kantor BC Sidoarjo dan telah memasarkan produknya di dalam negeri yang telah dilekati pita cukai dengan menyumbang penerimaan cukai sekitar Rp. 1 Milyar.

“Sebagai institusi yang berfungsi sebagai Industrial Assistance dan Trade Facilitator maka Bea Cukai akan terus mendorong para pengusaha untuk melakukan kegiatan industri yang berorientasi ekspor, sehingga secara makro akan berdampak pada peningkatan devisa negara, penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi yang positif,” pungkasnya. (men)

Leave a Reply