Sekjen Perhubungan RI Buka Program Unggulan Kemenhub, Ini Penjelasannya…

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Setelah sukses menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) pemberdayaan masyarakat gratis pada tahun 2017 lalu, Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan, kembali menggelar kegiatan yang sama tahun ini.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Dr. Ir. Djoko Sasono, M.Sc. mengatakan, program ini diutamakan untuk pemerataan ekonomi di daerah terpencil dan menghasilkan tenaga profesional di bidang transportasi, khususnya bagi siswa-siswa SMK.

“Diklat ini merupakan salah satu program unggulan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menjawab tingginya kebutuhan tenaga handal di sektor transportasi, utamanya di bidang pelayaran,” terangnya di Auditorium Kampus POLTEKPEL Surabaya, Rabu (21/11/2018).

Sekjen Perhubungan RI Buka Program Unggulan Kemenhub

Diklat gratis yang diselenggarakan melalui satuan kerja di bawah Badan Pengembangan SDM Perhubungan, khususnya pada Pengembangan SDM Perhubungan Laut ini diikuti sebanyak 1.041 peserta. Diantaranya sebanyak 691 peserta berasal dari POLTEKPEL Surabaya, 200 peserta dari POLTEKBANG Surabaya, 100 peserta dari PIP Semarang, dan 50 peserta dari STIP Jakarta.

Selain Sekjen Perhubungan, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan, Ir. Umiyatun Hayati Triastuti, M.Sc, Staf Ahli Menteri Perhubungan bidang logistik, multimoda, dan keselamatan perhubungan, Dr. Cris Kuntadi, SE, MM.CPA, CA.Ak, sena Staf Khusus Menteri Perhubungan bidang hubungan antar lembaga, para pejabat di lingkungan Pusat Pengembangan SDM Perhubungan, Direktur POLTEKPEL Surabaya beserta jajarannya, serta para pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Dalam kesempatan tersebut, Djoko Sasono mengharapkan, dengan diadakannya Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini, akan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia umumnya dan khususnya siswa-siswa SMK dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia transportasi sesuai instruksi Presiden (lnpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Dr. Ir. Djoko Sasono, M.Sc. sesaat sebelum membuka diklat pemberdayaan masyarakat Kementerian Perhubungan di Auditorium Kampus POLTEKPEL Surabaya

“Dengan demikian, kita dapat mendukung program yang dicanangkan pemerintah sebagai poros maritim dunia dan meningkatkan konektivitas antar pulau di Indonesia,” lanjut Djoko.

Diketahui, penyelenggaran diklat pemberdayaan masyarakat ini merupakan realisasi Peraturan Pemerintah (PP) PP Nomor 78 Tahun 2014 tentang Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan PP Nomor 51 Tahun 2012 tentang SDM di Bidang Transportasi.

Sementara untuk kuota peserta diklat yang diberikan pemerintah untuk POLTEKPEL Surabaya tahun ini, menurut Djoko, meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Pada tahun 2016 terdapat sebanyak 1.017 peserta dan tahun 2017 sebanyak 5.928 peserta yang mendapatkan seniflkat BST, AFF, SAT; tahun 2018 ini sebanyak 7.800 peserta yang mendapat sertifnkat BST, AF F , SAT, BST KLM, SKK 30 MILL,” terang Djoko.

Diklat yang menghabiskan dana APBN sekitar 24 miliar rupiah pada tahun 2018 ini bersifat short course dan digelar selama kurang dari 1 bulan. Setelah mengikuti diklat, peserta akan mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan untuk bekerja.

Total pelaksanaan DPM yang akan digelar di POLTEKPEL Surabaya ialah selama 14 hari, dengan rincian jenis diklat diantaranya: diklat Basic Safety Training selama 9 hari, diklat Advance Fire Fighting selama 4 hari, dan diklat Security Awareness Training selama 1 hari.

Dalam momen tersebut, juga diadakan perlombaan stand terbaik bagi badan diklat yang melaksanakan diklat pemberdayaan masyarakat, melalui kegiatan yang diberi judul “DPM Exhibition 2018”.

Stand-stand pameran DPM dari berbagai UPT di bawah Kementerian Perhubungan ini berlomba-lomba memamerkan berbagai kegiatan seputar diklat pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan. (men)

Leave a Reply