YouTube Kids Hadirkan Aplikasi Ramah Bagi Keluarga Indonesia

JAKARTA (kabarsurabaya.com) – Pada bulan September lalu, YouTube secara resmi meluncurkan YouTube Kids di Indonesia – sebuah aplikasi baru yang dibangun dengan memikirkan kebutuhan anak  dan didesain khusus untuk menjadi aplikasi yang ramah keluarga.

Hingga saat ini, YouTube Kids telah diluncurkan di lebih dari 38 negara, dan ditonton lebih dari 70 miliar kali di seluruh dunia. Bahkan juga berhasil menduduki peringkat 5 terbaik dalam kategori aplikasi anak di seluruh dunia.

YouTube Kids Hadirkan Aplikasi Ramah Bagi Keluarga Indonesia

Fibriyani Elastria, Head of Consumer Marketing, Google Indonesia menjelaskan, prioritas utama dari YouTube adalah untuk memberikan akses bagi orang tua dan anak-anak Indonesia terhadap koleksi konten yang inspiratif, edukatif, menghibur dan juga ramah keluarga.

“YouTube Kids memberikan orang tua kontrol dalam memilih konten yang sesuai untuk anak-anak mereka lihat dan pelajari. YouTube Kids juga diharapkan dapat menjadi tempat aman dan nyaman bagi anak-anak, khususnya di umur 2–10 tahun, untuk dapat mengeksplorasi rasa keingintahuan dan imajinasi mereka,” ujarnya.

Di aplikasi YouTube Kids, orang tua memiliki lebih banyak kontrol dengan fitur-fitur seperti: timer; fitur built-in di dalam aplikasi yang dapat memungkinkan orang tua untuk membatasi waktu menonton anak-anak secara otomatis, penelusuran aktif/non-aktif; fitur yang dapat memberikan lebih banyak akses ke berbagai macam video sekaligus memberikan pengalaman menonton yang lebih terkontrol, serta parent approved mode; fitur yang dapat membantu orang tua memilih sendiri video / channel apa yang tersedia pada profil anak mereka.

Selain itu, orang tua dapat membuat hingga delapan profil berbeda dalam satu perangkat dimana orang tua dapat menentukan preferensi tontonan, rekomendasi video, dan setelan kata sandi pribadi untuk setiap anak mereka.

Ryan Rahardjo, Senior Analyst Public Policy & Government Relations Google Indonesia juga menambahkan, bahwa YouTube selalu berusaha untuk mempromosikan konten lokal yang menginspirasi untuk menjadi bahan pengajaran dan pendidikan bagi anak-anak.

Untuk itu, lanjut Ryan, pihaknya bekerjasama dengan Komunitas Ayo Dongeng Indonesia meluncurkan inisiatif Dongeng Yuk! dimana kami berusaha mengangkat kembali cerita rakyat sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia. Terdapat 34 cerita rakyat dari 34 provinsi yang kami angkat kembali untuk diceritakan.

“Kami berharap kegiatan ini mampu membantu melestarikan cerita rakyat Indonesia serta pesan moral positif di dalamnya yang patut diteladani tidak hanya kepada masyarakat Indonesia tetapi juga kepada dunia.” katanya. (men)

Leave a Reply