BPJS Kesehatan Surabaya Lakukan OSR ke Panti Werdha Usia Undaan

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Utama (KCU) Surabaya kembali menggelar Bakti Sosial akhir tahun yang memang menjadi agenda rutin tahunan yang dilakukan BPJS Kesehatan Surabaya.

Dikatakan Kepala BPJS Kesehatan KCU Surabaya, Herman Dinata Mihardja, bakti sosial ini merupakan bagian dari kegiatan sosial BPJS Kesehatan yaitu Organizational Social Responsibility – OSR (dulu waktu masih PT Askes namanya CSR, red), yang intinya adalah kepedulian sosial terhadap sesame yang membutuhkan.

OSR BPJS Kesehatan Surabaya di Panti Werdha Usia Undaan, berupa alat kesehatan dan kebutuhan harian penghuni panti

“Memang kami selalu menyisihkan sebagian dana untuk beberapa kegiatan-kegiatan sosial, seperti pembangunan tempat-tempat ibadah, bantuan ke panti asuhan, termasuk juga ke panti werdha seperti sekarang ini,” terangnya pada kabarsurabaya.com, Selasa (18/12/2018).

Khusus untuk Panti Werdha Usia yang berlokasi di jalan Undaan Kulon No. 7 Surabaya ini, BPJS Kesehatan memberikan sumbangan dua jenis barang yaitu alat2 kesehatan dan obat2an, serta barang-barang yang terkait dengan kebutuhan sehari-hari warga panti werdha, seperti lemari es, TV dan yang lainnya.

“Tentunya kami berharap sumbangan sosial dari kami ini, bisa berguna bagi panti werdha ini dan juga terutama bagi penghuninya,” lanjut Herman.

BPJS Kesehatan Surabaya Lakukan OSR ke Panti Werdha Usia Undaan

Menanggapi adanya bantuan dari BPJS Kesehatan ini, Febrina Kusruhmentahing Tyas selaku Perawat di Panti Werdha Usia ini menyampaikan rasa terima kasihnya karena barang-barang yang diberikan memang sangat dibutuhkan oleh Panti ini.

“Kami tentunya mengucapkan terima kasih atas sumbangan ini. Seperti TV yang kami terima ini tentunya sangat membantu Karen dengan adanya tv ini, oma opa yang ada disini bisa terhibur karena memang tv disini sangat terbatas,” tambahnya.

Febrina juga menjelaskan bahwa saat ini di Panti Werdha Usia ada 22 lansia (4 Laki-laki serta 18 perempuan) yang umurnya dikisaran 62 – 97 tahun. Dan semua lansia yang ada disini sudah tidak memiliki keluarga, tidak punya anak, dan rata-rata status mereka adalah janda dan duda.

“Tentunya sumbangan dari BPJS Kesehatan ini sangat membantu kami. Dan tentu saja kami berharap sumbangan ini bukan yang terakhir, namun bisa berkelanjutan,” pungkas Febrina. (men)

Leave a Reply