SMAN 3 Taruna Angkasa Jatim Lahir Untuk Dorong Pengembangan Etika dan Moralitas

MADIUN (kabarsurabaya.com) – Untuk menghasilkan SDM yang berkualitas baik, tidak hanya dibutuhkan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) saja. Namun etika dan moralitas yang di dalamnya termasuk semangat bela negara dan cinta tanah air, juga sangat diperlukan.

Keyakinan ini disampaikan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, yang menjelaskan bahwa etika, moralitas, bela negara dan cinta tanah air adalah hal yang sangat mendasar. Dan semua negara yang tidak punya nasionalisme, berantakan di perang saudara.

“Kalau kita punya keyakinan kuat terhadap nasionalisme, kita akan menjadi bangsa yang maju,” kata Pakde Karwo, Senin (31/12/2018), saat meresmikan SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jawa Timur di Kota Madiun, yang merupakan salah satu implementasi dalam mengembangkan etika dan moralitas tersebut,.

Gubernur Jatim Meresmikan SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jawa Timur di Kota Madiun

Menurutnya, dengan  model boarding school, siswa-siswi di SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jawa Timur dilatih kedisiplinan serta toleransi terhadap teman dan gurunya.

“Mungkin yang tadinya sulit, sekarang bangun pagi jadi kebutuhan. Fisik itu bisa diprogram dan lama-lama jadi kebiasaan. Apalagi di era saat ini, tidak ada gunanya pintar bila tidak memiliki etika dan moralitas yang baik,” lanjutnya.

Gubernur kelahiran Madiun ini juga menjelaskan, terkait pelimpahan wewenang SMA dan SMK kepada provinsi, sebagai upaya dalam menyamakan standar kualitas pendidikan, antara sekolah pinggiran maupun sekolah di kota, maka faktor guru dan kepala sekolah sangat penting.

“Para guru dituntut memiliki sertifikasi. Selain itu kepala sekolah harus memiliki tiga fungsi utama yakni sebagai manajer, supervisor, dan enterpreneur. Jadi nanti SMK yang sudah BLUD dan sudah memperoleh pelatihan bisa usaha sendiri, kemudian pendapatannya masuk kas dan bisa menjadi remunerasi guru,” jelas Pakde Karwo.

Pakde Karwo juga meyakinkan bahwa kedepannya, Pemprov Jatim akan membuat sekolah serupa yakni boarding school di beberapa kab/kota. Rencananya, di Kediri bekerjasama dengan TNI AD dan di Banyuwangi bekerjasama dengan Polri. Saat ini, selain SMAN 3 Taruna Angkasa di Madiun, juga terdapat SMAN Taruna Nala Jatim di Malang.

“Sekolah-sekolah ini dikembangkan agar etika, moralitas, disiplin dan bela negara bisa disemai dan terus berkembang. Kami harap para orangtua bisa terus mendukung karena di asrama ini dilatih kemandirian,” pungkasnya.

Sementara saat membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Udara,  Komandan Lanud Iswahjudi, Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputra, SE, MM mengatakan, peresmian sekolah ini sebagai implementasi tanggungjawab sosial TNI AU dalam mencerdaskan anak bangsa di bidang pendidikan. Apalagi, pendidikan memiliki peran setral dalam membentuk kecerdasan dan meningkatkan kualitas SDM, sehingga memiliki daya saing di tataran global.

“Diresmikannya SMAN 3 Taruna Angkasa Jatim ini untuk menjawab tantangan pendidikan yang ada selama ini. SMA ini lahir untuk meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa. Keberadaan kurikulum khusus kedirgantaraan ini merupakan upaya untuk mempersiapkan generasi yang memiliki kompetensi handal dan wawasan nusantara. (men)

Leave a Reply