Rumah Sakit Husada Utama Perpanjang Kerjasama Dengan BPJS Kesehatan

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 99 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan No 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional, fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di tahun 2019 harus sudah memiliki sertifikat akreditasi.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Surabaya, Herman Dinata Mihardja mengatakan, sesuai regulasi, sertifikat akreditasi merupakan persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh setiap rumah sakit yang melayani Program JKN-KIS. Hal ini.

Rumah Sakit Husada Utama Perpanjang Kerjasama Dengan BPJS Kesehatan

“Karena itu diharapkan rumah sakit (RS) dapat memenuhi syarat tersebut. Sesuai dengan Perpres 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan di pasal 67 untuk fasilitas kesehatan swasta yang memenuhi persyaratan dapat menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan, dan ketentuan persyaratan diatur dalam Peraturan Menteri,” jelasnya, Senin (7/1/2019).

Namun demikian, lanjut Herman, Kementrian Kesehatan melalui surat HK.03.01/Menkes/18/2019 mengenai Perpanjangan Kerja Sama Rumah Sakit Dengan BPJS tertanggal 04 Januari 2019, memberikan rekomendasi kepada RS yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan namun belum dilakukan akreditasi, namun diperlukan untuk memenuhi pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), bisa diperpanjang kontrak kerja sama dalam pelaksanaan JKN.

Berdasar surat inilah, maka BPJS Kesehatan KCU Surabaya kemudian melakukan penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja sama dengan RS Husada Utama Surabaya yang berlokasi di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35 Surabaya, pada hari Senin (7/1/2019).

Rumah Sakit Husada Utama Perpanjang Kerjasama Dengan BPJS Kesehatan

“Kami telah melakukan perpanjangan perjanjian kerja sama dengan RS Husada Utama, dengan fokus tetap melayani peserta Jaminan Kesehatan sesuai dengan regulasi atau aturan yang berlaku. Mudah – mudahan kedepannya pelayanan yang diberikan semakin lancar, sembari menunggu proses akreditasi yang dijadwalkan tanggal 29 Januari 2019 oleh KARS,” ujar Herman.

Sementara Plt. Direktur RS Husada Utama Prof. dr. R. Hariadi, SpOG (K) yang hadir dalam acara penandatanganan ini mengatakan, bahwa pihaknya akan sangat memperhatikan masalah pelayanan pada pasien peserta program JKN-KIS.

“Terkait akreditasi, tidak ada masalah mengenai hal itu, karena hanya menunggu jadwal dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) saja,” jelasnya.

Sedang mengenai fasilitas, Hariadi menjelaskan bahwa semua perbaikan sudah dilaporkan untuk keperluan proses akreditasi. Perbaikan yang dimaksud adalah penambahan fasilitas-fasilitas untuk pelayanan kesehatan, sehingga tidak akan ada masalah untuk proses kedepannya nanti.

Penandatanganan Perpanjangan Kerja sama Dengan RS Husada Utama adalah bagian dari agenda tahunan yang dilakukan BPJS Kesehatan KCU Surabaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada peserta Program JKN–KIS.

Sampai dengan saat ini terdapat 48 RS dan Klinik Utama yang telah menjalin kerja sama pelayanan kesehatan dengan BPJS Kesehatan KCU Surabaya. (men)

Leave a Reply