Unusa Peduli Terus Galang Dana Untuk Korban Bencana Indonesia

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Peristiwa gempa dan tsunami yang melanda Indonesia menyisakan duka yang mendalam. Masih membekas dalam ingatakan kita, terjadi bencana beruntun di tahun 2018, mulai gempa Lombok, Donggala, Palu, bahkan dipenghujung tahun telah terjadi gempa dan tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Banten (Perairan Selat Sunda). Bahkan, masih ada warga korban bencana sampai hari ini berada di tenda pengungsian.

Melihat kondisi semacam itu, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) melalui Unit Aksi Tanggap Kemanusiaan yang diberi nama Unusa Peduli, terus menggalang dana bagi korban bencana di Indonesia.

Sejumlah elemen kampus seperti rektorat, fakultas, pusat-pusat studi, bahkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan Himpunan Mahasiswa (Hima), bahu membahu mengumpulkan dana dari sivitas akademika Unusa. Mereka berkeliling kampus guna menerima sumbangan dari para donatur, baik dalam bentuk uang maupun barang.

Unusa Peduli Terus Galang Dana Untuk Korban Bencana Indonesia

Bahkan posko-posko penerima bantuan juga disiapkan di berbagai sudut kampus Unusa, untuk memudahkan warga sivitas akademika menyalurkan bantuan.

Berdasarkan informasi dari Ketua Unusa Peduli, Mohammad Ghofirin, M.Pd., penggalangan dana kemanusiaan Unusa, untuk sementara sudah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 15 juta, yang rencananya akan disalurkan untuk korban bencana gempa dan tsunami di Perairan Selat Sunda.

“Ini merupakan dana yang dikumpulkan dari para donator, baik perseorangan maupun lembaga. Dan seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan melalui Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur,” terangnya disela-sela acara Sarasehan Maulid di Tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya, Senin (14/1/2019).

Ghofirin juga menambahkan, bahwa aksi penggalangan dana Unusa Peduli yang dilakukan oleh berbagai elemen kampus masih terus berlanjut. Bahkan, aksi Unusa Peduli Bencana lndonesia tak hanya dalam bentuk penggalangan dana melainkan juga menjadi tenaga relawan yang akan membantu langsung para korban di lokasi bencana.

“Saat Gempa di Lombok tahun lalu, Unusa Peduli bekerjasama dengan Sosial Emergency Respons Nahdlatul Ulama (SERNU) PWNU Jatim juga mengirimkan tenaga medis (beberapa Perawat dan Dokter) untuk terjun langsung ke lokasi bencana, melalui 2 gelombang secara bertahap untuk membantu korban bencana gempa di Lombak,” tambah Ghofirin.

Sementara Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng. mengapresiasi sivitas akademik Unusa yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk didonasikan melalui Dana Kemanusiaan Unusa Peduli.

“Semoga donasi ini memberikan bermanfaat dan menjadi jariyah. Dan bisa meringankan beban yang ditanggung saudara-saudara kita yang terkena bencana,” pungkasnya. (men)

Leave a Reply