BPJS Kesehatan Surabaya Gandeng RS Mitra Keluarga Kenjeran Layani Peserta JKN–KIS

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Memasuki tahun 2019 ini, BPJS Kesehatan ingin dan terus melakukan banyak perubahan, khususnya terkait dengan pelayanan peserta. Salah satunya adalah dengan menambah jumlah Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang bisa dipergunakan masyarakat peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat  (JKN–KIS) yang ditangani BPJS Kesehatan.

Menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, dr. Herman Dinata Miharja, terus ditambahnya faskes yang bekerjasama dengan BPJS  Kesehatan ini, bertujuan untuk memnudahkan peserta JKN – KIS dalam mendapatkan pelayanana kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, dr. Herman Dinata Miharja (kanan) bersama dr. Anastasia Wahyuni Jefuna, direktur RS Mitra Keluarga Kenjeran, dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama, Senin (4/3/2019)

“Peningkatan jumlah faskes yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan ini  terus kami lakukan karena kami mendasarinya pada tiga hal utama yaitu; kemudahan-kemudahan yang terkait denga akses peserta dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, juga adanya kepastian untuk dilayani, serta kecepatan dalam melayani masyarakat yang membutuhkan,” terang Herman, seusai penandatanganan kerjasama anatara BPJS Kesehatan dengan Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Kenjeran, Senin (4/3/2019).

Dr Herman juga menambahkan, sampai maret 2018 ini, sudah 50 faskes tingkat lanjutan yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Dan salah satunya adalah RS Mitra keluarga ini.

“Kami masih akan terus meningkatkan jumlah faskes ini karena di Surabaya sendiri ada sekitar 59 Rumah Sakit,” tambah Herman.

Sementara dr. Anastasia Wahyuni Jefuna, direktur RS Mitra Keluarga Kenjeran menambahkan bahwa RS yang mulai beroperasi sejak tahun 2014 ini sebenarnya sudah sejak awal ingin bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Namun karena untuk menjadi provider BPJS Kesehatan harus memenuhi berbagai persyaratan yang memang diharuskan, maka baru sekarang bisa bekerjasama

BPJS Kesehatan Surabaya Gandeng RS Mitra Keluarga Kenjeran Layani Peserta JKN–KIS

“Sebenarnya kita sudah mengajukan sejak tahun lalu, tapi karena masih ada satu syarat yang belum bisa kita penuhi yaitu akreditasi, maka belum bisa dilakukan. Namun dengan adanya akreditasi kami yang terlaksana pada November 2018 lalu, maka sekarang ini kita bisa bekerjasama dengan BPJS,” terangnya.

Sementara menanggapi kekhawatiran masyarakat yang menilai bahwa RS MItra Keluarga hanya untuk kelas menengah atas dan apakah benar-benar bisa menerima pasien BPJS secara penuh (tanpa biaya tambahan, red), dokter yang biasa dipanggil dr. Anas ini menilai bahwa pandangan itu adalah hal yang wajar.

“Memang mindset masyarakat sepeprti itu karena mereka belum tahu. Makanya mindset masyarakat harus dirubah karena mulai akhir Maret 2019 nanti, kami benar-benar bisa menerima pasien peserta JKN–KIS yang ditanggung BPJS seluruhnya,” tambahnya.

RS Mitra Keluarga Kenjeran yang menjadi cabang ke 11 dari total ..  Mitra Keluarga yang ada, menurut dr Anas, memiliki 62 orang tenaga medis (dokter,red) dan mampu melayani semua kasus, dari penyakit dalam, anak, kebidanan, bedah, jantung, saraf, bedah torak dan lainnya,

“Dengan bergabungnya RS Mitra Keluarga Kenjeran ini sebagai salah satu faskes yang mensuport pasien BPJS Kesehatan, tentu menjadi tantangan tersendiri karena komitmen kami adalah memberi pelayanan yang terbaik tanpa membeda-bedakan,” pungkasnya. (men)

Leave a Reply