Frisian Flag Percaya Kunci Tumbuh Kembang Anak adalah Kombinasi Cinta Kasih, Nutrisi dan Stimulasi Gerak

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Masih banyaknya anak-anak yang tidak bertumbuh secara normal, memang menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi setiap bangsa, termasuk Indonesia yang memiliki cukup besar jumlah anak-anak yang tidak bertumbuh secara normal.

Dan ukuran yang terbaik dalam melihat tumbuh kembang anak, bukanlah dari berat badan sebagai indikator kesehatan dan tumbuh kembang anak. Melainkan pada tinggi badan dan lingkar kepala.

Hal ini ditegaskan Dokter Spesialis Anak yang juga Konsultan Tumbuh Kembang, DR. dr. Ahmad Suryawan, SpA(K), yang mengatakan bahwa orang tua sebaiknya memperhatikan pertumbuhan fisik anak terutama pada tinggi badan dan lingkar kepala secara rutin di masa emas (usia 12–36 bulan, red), dan tidak hanya menggunakan berat badan sebagai indikator kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Frisian Flag Percaya Kunci Tumbuh Kembang Anak adalah Kombinasi Cinta Kasih, Nutrisi dan Stimulasi Gerak

“Studi para ahli membuktikan bahwa lambatnya pertumbuhan tinggi badan pada anak usia 12–36 bulan mempunyai kaitan dengan skor kognitif dan prestasi sekolahnya, dimana anak yang lebih tinggi, cenderung mempunyai skor kognitif yang lebih tinggi pula. Kemampuan kognitif ini termasuk kemampuan untuk berpikir dan memecahkan masalah,” ucap dr. Wawan di acara media gathering Frisian Flag di Surabaya, Senin (11/3/2019).

Dokter yang biasa disebut dr. Wawan ini, juga menekankan bahwa pemberian nutrisi yang lengkap dan seimbang perlu untuk disertai dengan stimulasi berupa aktivitas fisik yang sesuai dan terus dilakukan hingga umur 5 tahun untuk mendukung si Kecil Tumbuh Sesuai, Cepat Tangkap dan Aktif Bergerak.

Usia ini, lanjut dr. Wawan, menjadi kunci utama untuk memaksimalkan fungsi otak. Apabila nutrisi tersebut terpenuhi dengan baik hingga batas usia 6 tahun maka otak akan menghasilkan hormon dengan baik untuk kepentingan fungsi fisik dan reproduksinya nanti.

“Selain kebutuhan nutrisi, anak juga perlu mendapatkan stimulasi eksternal dari orang tua untuk mengasah kemampuan motorik melalui gerak-gerak yang disesuaikan dengan kebutuhannya,” ungkap dr. Wawan.

Kombinasi Cinta Kasih, Nutrisi dan Stimulasi Gerak, jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak

Karena hal ini pula, seperti dikatakan Senior Brand Manager & Nutritionist Frisian Flag Indonesia, Yeni Novianti, Frisian Flag Indonesia percaya bahwa terdapat tiga elemen yang merupakan fondasi tumbuh kembang anak, yaitu cinta kasih, nutrisi yang lengkap dan stimulasi gerak yang sesuai.

“Dan melalui susu pertumbuhan Frisian Flag 123/456 Primanutri dan “Gerak 123”, Frisian Flag Indonesia berkomitmen untuk mendukung tumbuh kembang anak Indonesia dengan menyediakan dua dari tiga elemen tersebut,” terangnya di Surabaya, Senin (11/3/2019).

Yeni juga menambahkan, kombinasi nutrisi lengkap yang diberikan oleh Frisian Flag 123/456 Primanutri, stimulasi gerak aktif melalui acara “Gerak 123”, serta cinta kasih orang tua yang ditimbulkan melalui kebiasaan baik seperti minum susu setiap hari diharapkan dapat mendukung anak menjadi Cepat Tangkap, Aktif Bergerak dan Tumbuh Sesuai.

“Frisian Flag 123/456 Primanutri mengandung Omega 3, Omega 6, Minyak Ikan dan Zat Besi, yang sangat berguna untuk mendukung si Kecil Cepat Tangkap. Sementara kandungan Vitamin A,C, E, Seng, Selenium dan Serat Pangan inulin, berguna untuk mendukung si Kecil Aktif Bergerak. Sedang kandungan Protein, Kalsium dan Vitamin D yang dimiliki Frisian Flag 123/456 Primanutri, sangat dibutuhkan untuk mendukung si Kecil Tumbuh Sesuai,” lanjut Yeni, sambil menambahkan bahwa Frisian Flag 123/456 Primanutri juga mengandung sphingomyelin dan asam sialat di label nutrisinya untuk mendukung proses informasi dan penyimpanan memori di otak,” lanjutnya.

Dan sebagai kegiatan pendukung itu semua, Frisian Flag terus mensosialisasikan “Gerak 123” yang merupakan panduan aktivitas fisik yang sesuai untuk anak usia 1–6 tahun yang diciptakan oleh dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Michael Triangto, SpKO kepada masyarakat luas.

“Gerak 123 merupakan stimulasi gerak berupa aktivitas fisik yang sesuai dengan umur anak dan dapat membantu merangsang keterampilan motorik, perkembangan kognitif serta kemampuan mengelola emosi. Dan apabila dilakukan bersama, Gerak 123 juga dapat berguna untuk membangun kedekatan antara orang tua dan anak sehingga kebutuhan anak akan kasih sayang terpenuhi untuk dukung penyempurnaan tumbuh kembangnya,” pungkas Yeni. (men)

Leave a Reply