BPJS Kesehatan Surabaya Tingkatkan Komitmen Hindari KKN dan Gratifikasi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Dalam rangka mewujudkan BPJS Kesehatan bersih dan bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN), maka Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris melalui suratnya bernomor 5446/1.2/0419 tanggal 30 April 2019 tentang Dukungan Gerakan Anti Gratifikasi, menghimbau pada seluruh Pemangku Kepentingan/Mitra Kerja BPJS Kesehatan untuk tidak memberikan Gratifikasi dalam bentuk apapun secara langsung atau tidak langsung kepada seluruh Duta BPJS Kesehatan beserta keluarganya.

Bahkan Fachmi Idris juga menegaskan bila ada Duta BPJS Kesehatan (semua pegawai BPJS Kesehatan, baik pegawai tetap, pegawai kontrak maupun outsorsing, red) yang meminta dan atau menerima Gratifikasi, dapat dilaporkan melalui email [email protected] atau dapat menghubungi di nomor handphone 081180102424.

Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BPJS Kesehatan Surabaya, Herman Dinata Miharja

Menyikapi himbauan ini, Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BPJS Kesehatan Surabaya, Herman Dinata Miharja, segera meneruskannya pada seluruh Pemangku Kepentingan/Mitra Kerja BPJS Kesehatan Cabang Utama Surabaya.

Herman juga menegaskan bahwa di era keterbukaan saat ini, kita semua harus sama-sama saling mengingatkan soal KKN yang termasuk didalamnya adalah gratifikasi.

“Langkah ini perlu dilakukan karena kita semua ingin BPJS Kesehatan bisa berjalan sesuai koridornya, sebagai pelayanan publik yang harus bersih,” terangnya, disela acara buka puasa karyawan BPJS Kesehatan KCU Surabaya, Senin (13/5/2019).

Sinyalemen bahwa munculnya himbauan ini yang terkait dengan adanya kasus gratifikasi sebelumnya, Herman menjelaskan bahwa meski memang pernah terjadi, tetapi segera bisa ditangani.

“Intinya, meski untuk gratifikasi ini zero sih nggak, tetapi kami di BPJS Kesehatan dari tingkat pusat ingin mereminder baik internal kami maupun teman2 kita diluar supaya bisa saling mengingatkan, agar tidak terjadi lagi masalah gratifikasi ini,” jelas Herman.

Sementara untuk BPJS Kesehatan di wilayah kerja KCU Surabaya, Herman memastikan bahwa kasus gratifikasi tidak terjadi.

“Untuk Surabaya, insyaallah teman-teman BPJS Ksesehatan sangat komit dengan fungsinya, baik soal pelayanan maupun integritas. Termasuk suap menyuap dan sebagainya, insyaallah tidak ada. Jadi gak adalah istilahnya kalau orang mau kerjasama harus bayar, dan lain-lain,” pungkas Herman Dinata Miharja. (men)

Leave a Reply