KPPU KPD Surabaya Resmi Berubah Menjadi Kanwil IV KPPU

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Memasuki Triwulan II Tahun 2019 ini, Kantor Perwakilan Daerah (KPD) KPPU Surabaya berubah menjadi Kantor Wilayah IV KPPU yang meliputi wilayah kerja Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Komisioner KPPU RI, Kurnia Toha menjelaskan, pertimbangan perubahan Kantor Perwakilan Daerah (KPD) menjadi Kantor Wilayah (Kanwil) dilakukan guna mengantisipasi dinamika usaha yang terus berkembang secara cepat baik di level nasional maupun daerah.

“Jadi ini untuk lebih mengefisienkan kerja KPPU agar pengawasan jadi lebih menyeluruh, serta mampu menjaga agar persaingan tetap sehat. Persaingan yang sehat akan melahirkan pelaku usaha yang unggul,” terangnya dalam forum jurnalis di Kanwil IV KPPU, Kamis (16/5/2019).

KPPU KPD Surabaya Resmi Berubah Menjadi Kanwil IV KPPU

Sementara Kepala Kanwil IV KPPU, Dendy R. Sutrisno mengungkapkan, sampai saat ini, Kanwil IV KPPU telah menerima enam laporan dengan tiga laporan baru, satu laporan naik ke tahap penyelidikan dan dua laporan dihentikan karena tidak lengkap.

Selain itu juga terdapat lima perkara yang sedang berjalan di Kanwil IV KPPU, yaitu; Dugaan Kartel Harga Freight Container (Uang Tambang) Oleh Perusahaan Pelayaran Pada Rute Surabaya-Ambon, Dugaan Kartel Garam Industri Aneka Pangan, Dugaan Praktek Monopoli Pelayanan Jasa Bongkar Muat Peti Kemas Pada Terminal Serbaguna/ Konvensional/ Umum (Multipurpose) Pelabuhan L. Say, Maumere-NTT, Dugaan Persekongkolan Tender Pekerjaan Pembangunan Jalan dan Peningkatan Jalan Oleh Dinas PU dan Penataan Ruang Tahun 2017 di Kabupaten Kediri- Jawa Timur, serta Dugaan Persekongkolan Tender Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Oleh Dinas PU dan Penataan Ruang Tahun 2017 di Kabupaten Kediri- Jawa Timur.

“Sementara terkait  memasuki bulan suci Ramadhan, Kanwil IV KPPU berperan aktif membantu Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengendalikan harga bahan pangan dengan bergabun dalam Satgas Pangan bersama POLDA Jawa Timur/Disperindag Jawa Timur serta menjadi anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur,” jelas Dendy.

Salah satu konsep yang ditawarkan KPPU, menurut Dendy, adalah mendorong pasar tradisional menjadi garda depan dalam upaya tak terpisahkan menjaga stabilisasi harga bahan pangan yaitu dengan menghadirkan adanya jaminan pasokan di pasar tradisional melalui direct linkage dengan on farm atau sumber-sumber produksi bahan pangan sebagaimana yang dilakukan pada retail modern.

Kegiatan forum jurnalis ini sendoiri, dihadiri oleh enam Komisioner KPPU RI diantaranya Kurnia Toha, Ukay Karyadi, Chandra Setiawan, Kodrat Wibowo, Afif Hasbullah dan Harry Agustanto serta Sekretaris Jenderal KPPU, Charles Pandji Dewanto. (men)

Leave a Reply