Arumi Bachsin Kenalkan Dekranasda di Mitra Pernikahan Indonesia

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Ketua Dekranasda Prov. Jatim, Arumi Bachsin, mengenalkan eksistensi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jatim yang memiliki aneka ragam produk kerajinan, baik kain batik hingga pernak pernik khas Jatim kepada para vendor dan pelaku industri pernikahan se Indonesia.

Arumi menjelaskan, keberadaan Dekranas dan Dekranasda merupakan organisasi nirlaba sebagai fasilitator antara pemangku kepentingan di pusat maupun daerah. Terutama dalam memberikan pendampingan peningkatan kualitas kerajinan nasional.

“Semakin  besar keanekaragaman akar budaya suatu bangsa, akan semakin besar potensi kreatifitas yang terdapat pada bangsa itu. Juga, semakin besar pula potensinya untuk maju dan berkembang dalam persaingan global,” ungkapnya, saat membuka Pameran Mitra Pernikahan Indonesia (MPI) di Dyandra Convex Surabaya, Jumat (17/5/2019).

Ketua Dekranasda Prov. Jatim, Arumi Bachsin, membuka Pameran Mitra Pernikahan Indonesia (MPI) di Dyandra Convex Surabaya, Jumat (17/5/2019)

Dekranasda sendiri, menurut Arumi, berkeinginan untuk bermitra dengan semua vendor pernikahan yang ada di Indonesia. Harapannya agar segala kebutuhan kerajinan maupun souvenir bisa diambilkan dari Dekranasda Prov. Jatim.

“Kita ingin menunjukkan bahwa Dekranasda memiliki kerajinan dan produk yang sangat beragam di 38 kabupaten/kota di Jatim,” ujarnya.

Menurutnya, bisnis di pernikahan menjadi salah satu yang menghasilkan. Untuk itu,  bisnis tersebut harus dikerjakan dengan sebaik baiknya.

“Saya berharap, para vendor pernikahan dapat memberikan banyak opsi kepada keluarga-keluarga baru dengan terus menanamkan nilai warisan budaya, seperti pakaian pengantin Indonesia yang merupakan warisan budaya nusantara yang tidak dimiliki oleh negara lain,” tegasnya.

Arumi menilai, MPI merupakan ujung tombak dalam menjaga budaya pernikahan di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi bentuk dalam menjaga budaya Indonesia yang sangat luar biasa.

“Jika kita tidak saling menjaga maka budaya kita akan hilang atau tergerus oleh kemajuan zaman,” lanjut Arumi.

Sementara, Ketua Penyelenggara MPI, Sumitro mengatakan, budaya pernikahan di Indonesia memiliki ciri khas yang sangat bernilai. Dan diharapkan, agar budaya yang telah diwariskan oleh nenek moyang bangsa Indonesia tidak hilang, dan bahkan musnah. Oleh karena itu, perkumpulan vendor pernikahan memberikan edukasi akan pentingnya budaya bangsa.

“Edukasi ini dimaksudkan untuk memberikan bekal pengetahuan kepada vendor baru agar lebih memahami arti budaya dari setiap pernikahan di Indonesia,” tutupnya. (men)

Leave a Reply