BPJS Kesehatan Lakukan Review Komitmen Pelayanan di FKTP

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Demi meningkatkan pelayanan kesehatan kepada pesertanya, BPJS Kesehatan kembali mengadakan pertemuan bersama tim penilai kapitasi dengan agenda melakukan review komitmen pelayanan di FKTP untuk pelayanan bulan April–Juni 2019.

Dalam acara yang dihadiri oleh Perwakilan Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB) Surabaya, Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Surabaya, dan Dinas Kesehatan ini, BPJS Kesehatan kembali memetakan kemampuan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dengan peer review kasus non-spesialistik yang di dukung oleh sistem informasi.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer Cabang Surabaya, Eka Wahyudi mengatakan, Peer reeview kasus non spesialistik merupakan suatu metode profiling FKTP yang mengacu pada standar kompetensi yang berlaku.

BPJS Kesehatan Lakukan Review Komitmen Pelayanan di FKTP

“Pendataan hasil peer review membutuhkan dukungan sistem informasi, diantaranya dukungan platform aplikasi dan sinkronikasi data antar data pelayanan dan data profiling FKTP,” ujarnya pada acara yang di selenggarakan di Surabaya (29/7/2019).

Data-data tersebut, masih menurut Eka, diperlukan untuk evaluasi dan umpan balik kemampuan FKTP, sehingga FKTP dapat meningkatkan pelayanan ke peserta.

“Harapan yang ingin dicapai adalah efektifitas sistem pelayanan kesehatan dan peningkatan kepuasan peserta,” tambah Eka.

Eka juga menegaskan, perlunya dukungan dari seluruh tim kapitasi dan seluruh stake holder, terutama terkait dalam updating data entrian aplikasi Pcare di FKTP, tenaga medis dalam aplikasi Health Facilities Information System (HFIS) dan sosialisasi intens ke seluruh jajaran Dinas Kesehatan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) puskesmas, organisasi profesi IDI dan FKTP yang bekerjasama.

Sementara Ketua Tim TKMKB, dr. Manggala Pasca Wardhana, SPOG, yang turut membuka acara ini, menjabarkan Ketentuan terkait diagnosa non-spesialistik mengacu pada Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 11 tahun 2012 tentang Standar Kompetensi Dokter Indonesia dan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Panduan Prakitk Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama.

Koordinasi hari ini dengan Tim Kapitasi, lanjut Manggala, menghasilkan beberapa point penting terkait pembahasan tim penilai Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan (KBKP).

“Tentang pencapaian indikator KBKP untuk puskesmas 100%  dan masuk kategori tercapai aman. Sementara klinik swasta/TNI/Polri terdapat beberapa yang termasuk kategori tercapai aman 100%, namun ada juga yang tercapai aman 95% dan 92.5% tercapai aman. Demikian juga dengan Dokter Praktek Perorangan,” pungkas Manggala. (men)

Leave a Reply