Bank Indonesia Jatim Wujudkan Pengembangan Ekonomi Lewat Perayaan Idul Adha 1440 H

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Bank Indonesia berkomitmen untuk terus berperan dalam pengembangan ekonomi, menjaga kestabilan harga, serta pemberdayaan masyarakat. Hal ini pula yang dilakukan  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Timur, dengan  mengadakan kegiatan penyaluran hewan kurban serta penyerahan bantuan Ziswaf kepada Pondok Pesantren Hidayatullah, melalui kegiatan Hari Raya Idul Adha 1440 H.

Difi A. Johansyah, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur mengatakan, sama seperti tahun sebelumnya, keistimewaan dari hewan kurban di BI Jatim ini adalah mereka diambil dari klaster binaan Bank Indonesia di Tuban yang menggunakan sistem anti-rugi, yaitu sistem kemitraan antara koperasi dan peternak sapi, dimana sejak awal bakalan sapi yang dipelihara oleh peternak telah disepakati terlebih dahulu harga jualnya dengan koperasi.

Bank Indonesia Jatim Wujudkan Pengembangan Ekonomi Lewat Perayaan Idul Adha 1440 H

“Jadi, peternak tidak akan dirugikan karena mereka sudah mengetahui harga jual sapinya. Sementara dari sisi pembeli juga mendapat jaminan harga tidak akan berubah dari yang sudah disepakati,” terang Difi saat prosesi Idul Adha di komplek perumahan dinas Bank Indonesia Surabaya, Minggu (11/8/2019).

Tahun ini, lanjut Difi, jumlah hewan kurban dari pegawai Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur adalah sebanyak 21 ekor kambing dan 9 ekor sapi. Diantara hewan qurban tersebut, 8 diantaranya yang terdiri atas 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing, prosesi penyembelihannya dilakukan di komplek perumahan dinas Bank Indonesia.

“Lebih dari 650 kantong daging kurban, disalurkan oleh BI Provinsi Jatim kepada masyarakat di sekitar kantor dan rumah dinas BI Provinsi Jawa Timur serta sejumlah komunitas di Jawa Timur,” tambahnya.

Pegawai Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur siapkan hewan kurban sebanyak 21 ekor kambing dan 9 ekor sapi

Selain itu, Difi juga menambahkan, dalam rangka Idul Adha tahun ini, KPw BI Provinsi Jawa Timur juga memberikan bantuan Ziswaf kepada Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya, sebagai wujud kontribusi BI untuk pengembangan ekonomi syariah melalui pondok pesantren.

“Bantuan Ziswaf sebesar Rp 45 juta ini, untuk pertama kalinya kami lakukan dengan sistem lelang yang dilakukan oleh karyawan BI,” terang Difi.

Melalui perayaan Idul Adha ini, Bank Indonesia berharap dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di daerah.

“Sudah menjadi komitmen kami untuk selalu mendorong pengembangan ekonomi masyarakat Jawa Timur,” pungkas Difi. (men)

Leave a Reply