213 UMKM Gabung di Rumah Kreatif BUMN Bank Mandiri, Meski Belum Genap 6 Bulan

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Bank Mandiri terus berinovasi dalam memperkuat dukungan kepada perkembangan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Salah satunya adalah melalui keberadaan Rumah Kreatif BUMN (RKB) Bank Mandiri, yang di wilayah Jawa Timur erdapat di Surabaya, Trenggalek dan Ponorogo.

Seperti dikatakan Agus Haryoto Widodo selaku CEO Bank Mandiri Regional Jawa 3, RKB merupakan program sinergi BUMN dalam membentuk ekosistem ekonomi digital melalui pembinaan bagi UMKM guna meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UKM itu sendiri. Rumah Kreatif BUMN ini akan berperan sebagai pusat data dan informasi serta sebagai pusat edukasi, pengembangan dan digitalisasi UMKM.

Agus Haryoto Widodo selaku CEO Bank Mandiri Regional Jawa 3 (kanan) sedang menunjukkan produk-produk UMKM yang ada di Rumah Kreatif BUMN Bank Mandiri di jalan Chairil Anwar Surabaya, Rabu (14/6/2017)

“Disini UMKM mendapatkan bantuan untuk pengembangan usahanya, termasuk masalah design packaging, hak paten dan lainnya. Dan sejak didirikan 11 Januari 2017 lalu, RKB sudah berhasil menaungi 213 UMKM,” terangnya pada kabarsurabaya.com di RKB di jalan Chairil Anwar Surabaya, Rabu (14/6/2017).

Agus juga menambahkan bahwa dari 213 UMKM tersebut, sudah ada 104 transaksi yang dilakukan para UMKM yang ada di RKB ini.

“Dari jumlah transaksi itu, tercatan senilai lebih dari Rp 43 juta. Untuk UMKM, transaksi sebesar ini tentu sudah cukup besar,” tambah Agus.

Lebih jauh Agus juga menambahkan bahwa keberadaan RKB Bank Mandiri ini juga merupakan implementasi dari komitmen perseroan, dalam memberdayakan UMKM secara berkelanjutan agar dapat menjadi go digital dan semakin layak mendapatkan akses pendanaan dari lembaga pembiayaan.

213 UMKM Gabung di Rumah Kreatif BUMN Bank Mandiri, Meski Belum Genap 6 Bulan

“Di RKB ini, pelaku UMKM akan mendapatkan manfaat seperti digitalisasi usaha melalui portal e-commerce blanja.com,  seleksi UMKM potensial untuk pengembangan usaha lanjutan, serta pelatihan pengembangan kewirausahaan terkait proses produksi, bahan baku, packing, branding dan pengelolaan keuangan,” lanjut Agus, yang baru saja diangkat sebagai ketua Perbanas Jawa Timur.

Di samping itu, di RKB ini, pelaku UMKM juga dapat bergabung dalam jejaring dengan pengusaha lain di Indonesia, termasuk jejaring alumni program Wirausaha Muda Mandiri (WMM).

“Tentu saja, UMKM peserta RKB Mandiri juga berpotensi mendapatkan dukungan pendanaan dari Bank Mandiri dan perusahaan anak dalam bentuk produk KUR, Kredit Usaha Mikro, serta produk dan layanan perbankan penunjang usaha lainnya. Tentunya bila memang mereka membutuhkan,” tambah Agus.

Dalam program RKB ini, Bank Mandiri juga bekerjasama dengan berbagai pihak, antara lain PT Telkom (Persero) Tbk. untuk pemanfaatan portal e-commerce Blanja.com, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) untuk pembinaan pengembangan UMKM, serta dengan Nurbaya Initiative untuk pendataan dan sistem manajemen merchandise hasil produksi UMKM peserta RKB.

“Kami juga bersinergi dengan Lembaga Pelatihan UKM milik perguruan tinggi negeri di setiap lokasi RKB Bank Mandiri dan para alumni program Wirausaha Muda Mandiri di wilayah RKB,” pungkas Agus. (men)

Leave a Reply