23 Pebisnis Singapura Lakukan Kunjungan Bilateral di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Sebanyak 23 perusahaan / pebisnis asal Singapura mengikuti kunjungan bilateral bertajuk Singapore Bussiness Mission to Surabaya and Jakarta, Indonesia di Hotel Sheraton Surabaya, Selasa (29/3/2016).

23 Pebisnis Singapura Lakukan Kunjungan Bilateral di Surabaya

Ke-23 perusahaan tersebut, antara lain bergerak di bidang usaha medis, properti, IT, kontraktor / infrastruktur, investor start up bussiness, rumah sakit, pusat perbelanjaan, pabrikan, aircraf, dan bidang usaha manufacturing lainnya.

Kegiatan yang digagas Singapore Manufacturing Federation (SMF) ini, seperti disampaikan Douglas Foo, President Singapore Manufacturing Federation, selain bertujuan untuk melihat potensi ekonomi yang ada di wilayah Jawa Timur, terutama Surabaya, juga ingin mendapatkan kesempatan melakukan hubungan kerjasama dengan perusahaan di Surabaya.

Douglas Foo, President Singapore Manufacturing Federation (kanan) bersama Ketua Kadin Surabaya, Jamhadi (tengah) saat memberikan keterangan pers di sela-sela acara Singapore Bussiness Mission to Surabaya and Jakarta, Indonesia di Hotel Sheraton Surabaya, Selasa (29/3/2016)

“Saya sangat senang bisa hadir di Surabaya dan mendapatkan kesempatan penting untuk melakukan hubungan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan di sini,” jelasnya.

Pemilihan kota Surabaya menurut Douglas, karena Surabaya dianggap memiliki potensi ekonomi yang terus maju. Dan pihaknya akan berusaha agar kerjasama semakin dekat, dan hubungan bilateral menjadi baik, agar bisa meningkatkan ekonomi antar dua negera, khususnya menghadapi MEA.

“Tentu kami berharap kedatangan SMF bisa dimanfaatkan untuk menjalin kerjasama antar Singapura dan pebisnis di Jawa Timur. Ini merupakan pola kerjasama dengan pabrik yang sudah ada, agar UKM saling berkembang dan bisa mendapat akses global,” tambah Douglas.

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya, Jamhadi, meyakini dilakukannya bussiness macthing antara perusahaan Singapura dengan perusahaan di Jatim, khususnyaSurabaya, akan meningkatkan nilai investasi Singapura di Jatim.

“Selama ini, Singapura merupakan nomor tiga dengan nilai investasi terbesar di Jatim setelah Jepang dan Amerika,” terangnya.

Jika tahun 2014, investasi Singapura di Jatim tembus Rp 11,8 triliun. Di tahun 2015 naik menjadi Rp 12,41 triliun. Dan di Tahun 2016 ini, Jamhadi optimistis investasinya akan naik sekitar 10 persen. (EP)

Leave a Reply